POJOKSATU.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter BTH 23 asal Provinsi Jambi di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Senin, 18 Mei 2026 dinihari.

Sebanyak 445 jamaah tergabung dalam Kloter 23 yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Batang Hari, dan Kabupaten Merangin.

Kloter tersebut juga didampingi petugas haji TPHD dan PPIH Provinsi Jambi.

Baca Juga: 20 Tahun Menabung dari Honor Imam Rp200 Ribu, Jemaah Haji Tunanetra asal Sinjai Ini Bikin Arab Saudi Terharu

Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menyampaikan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, memperoleh haji mabrur, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang berangkat menunaikan ibadah haji," ucapnya.

"Semoga seluruh jamaah diberikan keselamatan, kesehatan, dan kemudahan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air,” tambah Sudirman.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Jadwal Penyaluran TPG Mei 2026

Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan stamina selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, kondisi fisik yang baik menjadi faktor penting agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan maksimal.

Ia meminta jamaah mematuhi anjuran kesehatan dan memanfaatkan waktu untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Baca Juga: Gaji ke-13 2026 Cair Juni, Ini Daftar Penerima dan Besarannya untuk Pensiunan PNS

“Jaga kesehatan, banyak beribadah, dan pulanglah ke tanah air dengan selamat,” katanya.

Sekda Sudirman menambahkan, Kloter 23 akan langsung menuju Kota Makkah setelah keberangkatan. Karena itu, jamaah diminta menjaga sikap dan perilaku selama berada di Arab Saudi agar dapat menjaga nama baik daerah.

Pelepasan JCH Kloter 23 menjadi bagian dari rangkaian pemberangkatan jamaah haji Provinsi Jambi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., mengingatkan jamaah agar memprioritaskan kesehatan menjelang puncak pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA).

Menurut Wahyudi, kondisi Kota Makkah saat ini memasuki masa puncak kepadatan jamaah haji dari berbagai negara sehingga jamaah diminta mengurangi aktivitas di luar ibadah wajib.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Tanggapi Tudingan Pemerintah Beri Izin Melintas Pesawat Militer AS di Udara Indonesia

“Pemerintah melarang jamaah melaksanakan city tour sebelum ARMUZNA. Setelah melaksanakan umrah wajib, jamaah diminta lebih banyak beristirahat agar kondisi fisik tetap terjaga,” tegasnya.

Ia juga meminta jamaah mematuhi seluruh arahan petugas haji demi kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.***