POJOKSATU.id - Liga 4 Jambi 2026 resmi dibuka pada Jumat, 10 April 2026, di Stadion Swarnabhumi sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga daerah.

Pembukaan ditandai dengan pertandingan eksibisi antara tim Pemerintah Provinsi Jambi dan DPRD Provinsi Jambi yang berlangsung meriah serta mencerminkan sinergi kelembagaan dalam mendukung kemajuan olahraga.

Ajang ini diharapkan menjadi instrumen pembinaan berkelanjutan bagi talenta muda sekaligus memperluas akses kompetisi sepak bola di tingkat daerah.

Baca Juga: WNA China Pelanggar Imigrasi Terbanyak di Indonesia, Kasusnya Penyalahgunaan Izin Tinggal

Sebanyak tujuh klub ambil bagian dalam Liga 4 Jambi 2026, yakni Tabir FC, Persisko 1960, Merangin FC, Persikoja, Perselu, PS Sailun Salimbai, dan Persebri Batanghari.

Kompetisi ini menjadi jalur strategis bagi klub-klub daerah untuk meraih tiket ke tingkat nasional sekaligus mengukur kapasitas pembinaan atlet di Jambi.

Atmosfer pertandingan yang disaksikan ratusan penonton menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perkembangan sepak bola lokal.

Baca Juga: Serda Usep Sukendar, Babinsa Kodim Karawang Diberi Penghargaan Usai Selamatkan Warga dari Amuk Massa

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan pentingnya keberlanjutan kompetisi sebagai bagian dari strategi pembinaan atlet muda.

“Saya berharap Liga 4 ini terus berkembang dengan memperbanyak pertandingan serta memanfaatkan stadion secara optimal sebagai pusat latihan dan event olahraga,” ujarnya.

Ia juga menilai Stadion Swarnabhumi memiliki potensi untuk masuk dalam agenda penyelenggaraan event nasional di masa mendatang.

Baca Juga: Tanpa Berkoar Tanpa Berkata - Kata Om Zein Harus Bayar Hutang Bupati Anne Belasan Milyar, Bocor Alus dari Sekda Purwakarta

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa sepak bola memiliki nilai strategis sebagai olahraga rakyat yang mampu memperkuat persatuan dan mendorong prestasi daerah.

“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung pembinaan melalui peningkatan fasilitas dan kompetisi berjenjang,” tambahnya.

Ketua Pelaksana Liga 4 Jambi, Muzakir, menegaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini merupakan langkah konkret dalam membangun sistem kompetisi yang sehat dan berkesinambungan.

“Liga 4 ini menjadi panggung bagi putra daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik serta membuka peluang menuju level profesional,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya Liga 4 Jambi 2026, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat tata kelola pembinaan olahraga secara akuntabel dan berorientasi pada prestasi.

Baca Juga: Sampah Jakarta Barat Masih Jadi PR Bersama. Beberapa Lokasi Langsung Jadi Sorotan

Liga 4 Jambi 2026 menjadi fondasi awal dalam mendorong kebangkitan sepak bola daerah serta memperluas peluang atlet menuju kompetisi nasional.***