POJOKSATU.ID - Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan rasa bangga atas capaian dua daerah di Provinsi Jambi yang berhasil meraih apresiasi nasional dari pemerintah pusat.

Apresiasi tersebut diberikan dalam ajang Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 se-Sumatera yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Palembang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, bersama sejumlah pemangku kepentingan nasional.

Baca Juga: Jejak Trauma Daycare Aresha, Anak Saya Pulang Sekolah Kayak Bengong dan Hilang Ingatan Sementara

Dalam ajang tersebut, Kota Sungai Penuh meraih peringkat pertama kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin.

Sementara itu, Kabupaten Tebo meraih peringkat pertama dalam kategori pengendalian inflasi yang diterima oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto.

Baca Juga: Kemenag Bantah Isu Pengambilalihan Kas Masjid yang Dikelola oleh Pemerintah!

Gubernur Al Haris menilai capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kinerja pemerintah daerah di Jambi mampu bersaing di tingkat regional Sumatera.

“Ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pemerintah pusat menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp1 triliun sebagai insentif bagi pemerintah daerah berprestasi.

Baca Juga: Dishub Kota Bandung Sikat Parkir Liar di 8 Titik, Puluhan Kendaraan Ditilang

“Dari total DIPA Kemendagri sebesar Rp7,8 triliun, Rp1 triliun didedikasikan sebagai insentif fiskal untuk daerah,” jelas Tito.

Kebijakan ini mengacu pada kerangka hukum nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.

Insentif tersebut akan diberikan kepada sekitar 500 pemerintah daerah yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam mendukung program prioritas nasional.

Penghargaan diberikan berdasarkan empat indikator utama, yaitu pengendalian inflasi, penurunan pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta inovasi pembiayaan daerah melalui creative financing.

Menurut Tito, indikator tersebut merupakan parameter strategis dalam mengukur keberhasilan daerah dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

Baca Juga: Ketum ANNAS Peringatkan Potensi Konflik Akidah, Singgung Kasus Sampang

Selain Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo, sejumlah daerah lain di Sumatera juga menerima penghargaan dalam berbagai kategori.

Pemerintah pusat menilai capaian ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja daerah melalui skema insentif berbasis hasil.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi seluruh daerah di Jambi untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi pelayanan publik.

Baca Juga: Perluas Akses Pendidikan, Pemerintah Resmikan Fasilitas Tambahan Sekolah Rakyat di Pejompongan

Pada akhirnya, capaian ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.***