Informasi Rahasia Tersebar, Sony Ancam Tuntut Twitter

212954_176342_sony_baru

POJOKSATU – Sebagai upaya untuk membendung penyebaran rahasia perusahaan, Sony Pictures mengancam akan menuntut Twitter jika tidak menghentikan akun yang telah menyebarkan informasi yang dicuri dari studio tersebut.

Ancaman itu dimuat dalam surat yang dikirim oleh penasihat umum Sony Pictures David Boies ke Vijaya Gadde, penasihat umum di Twitter, pada hari Senin (22/12), yang menuntut kerjasama Twitter dengan menangguhkan akun Twitter yang berhubungan dengan penyebaran informasi yang dicuri.

Seperti dilansir CNET, Selasa, (23/12), akun Twitter yang dipermasalahkan Sony itu yakni @bikinirobotarmy, begitu juga tweet yang menampilkan screenshot dari email Sony yang bocor.


Isi dari surat itu menyoroti upaya film dan TV Sony untuk mencoba membendung dampak dari peretasan bulan lalu yang melumpuhkan jaringan komputernya.

Pelanggaran keamanan diduga dilakukan oleh kelompok hacker yang menamakan dirinya Guardians Of Peace, yang mengklaim telah masuk ke jaringan komputer Sony dan secara berkala membocorkan ribuan dokumen keuangan dan email yang mengungkapkan rahasia studio film itu ke situs berbagi file. Sejumlah film yang belum dirilis Sony juga telah bocor.

Sony Pictures dan mitranya merasa malu dan frustrasi setelah serangkaian ancaman yang dibuat selama beberapa minggu terakhir. Pekan lalu, Sony memutuskan untuk membatalkan peluncuran “The Interview” , sebuah film yang bercerita tentang pembunuhan pemimpin Korea Utara.

Sony Pictures mengirim permintaan ke media agar mengabaikan dan menghancurkan informasi yang dibocorkan oleh hacker pada awal bulan ini. Media yang tidak memenuhi tuntutan Sony bisa dituduh bertanggung jawab atas kerusakan atau kerugian yang timbul dari masalah tersebut.

Sementara itu, situs jejaring sosial biasanya akan melarang akun yang dianggap melanggar peraturan, mereka juga diminta untuk menangguhkan akunnya oleh organisasi seperti pemerintah. (mg2/jpnn)