POJOKSATU.id, TEHRAN—Presiden AS Donald Trump mengumumkan di media sosial pada Selasa bahwa dia memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu atas permintaan Pakistan.
Dilansir dari Tasnim News Agency, Rabu (22/4/2026), bahwa Iran tidak meminta perpanjangan gencatan senjata tersebut.
Dan pengumuman Trump tentang perpanjangan gencatan senjata ini dianalisa Iran karena lima faktor, salah satunya karena AS kalah perang.
Berikut lima faktor Trump umumkan gencatan senjata sepihak seperti dilansir dari Tasnim News Agency, media semi pemerintah Iran.
Baca Juga: Iran Tolak Negosiasi Lanjutan dengan AS di Pakistan, Trump Perpanjang Gencatan Senjata Sepihak
1.Trump telah kalah dalam perang. Ia telah menguji dan menerapkan semua skenario yang mungkin selama perang.
Trump tahu bahwa ia tidak akan mencapai apa pun melalui perang, jadi ia menganggap keluar dari perang sebagai cara terbaik bagi dirinya sendiri.
Bahkan jika ia melanjutkan perang dengan keputusan yang bodoh, ia tidak akan mencapai apa pun.
2.Meskipun perang tidak menghasilkan apa pun bagi AS, Trump dapat melakukan segala cara, termasuk penipuan melalui segala cara yang mungkin, di antaranya perpanjangan gencatan senjata.
Baca Juga: Label Nutri-Level Segera Berlaku! Ini Alasan Minuman Manis Harus Diwaspadai
Trump mungkin mengklaim memperpanjang gencatan senjata, tetapi kemudian pemerintahan AS memerinthakan Israel melakukan tindakan teroris.
Informasi yang diperoleh Tasnim menunjukkan bahwa para pejabat Iran memantau kemungkinan tersebut dengan cermat dan Iran tidak meremehkan skenario tersebut.
3.Kemungkinan lain adalah AS akan menarik diri dari perang dan Israel akan tetap berada dalam perang ini dengan dalih pelanggaran gencatan senjata di Lebanon.
Namun, AS sebelumnya telah diperingatkan bahwa AS tidak dapat secara sepihak keluar dari perang dan tetap melibatkan Israel dalam pertempuran.
4.Blokade laut berkelanjutan berarti kelanjutan permusuhan. Iran tidak akan membuka Selat Hormuz setidaknya selama blokade laut tetap berlaku. Dan akan menerobos blokade dengan paksa jika perlu.
5.Amerika Serikat berupaya untuk menjaga bayang-bayang perang di atas Iran dan menjaga ekonomi dan politik Iran dalam keadaan terhenti.
Amerika Serikat percaya bahwa situasi di Iran sama dengan situasi setelah perang 12 hari. Namun, periode saat ini memiliki perbedaan mendasar, yaitu kendali Iran atas Selat Hormuz.
Jika Amerika ingin mempertahankan bayang-bayang perang, mereka harus tahu bahwa Selat Hormuz akan tetap tertutup sepenuhnya.***

