POJOKSATU.id, WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump memperingatkan PM Israel Benjamin Netanyahu bahwa dia akan berjuang sendirian jika Israel kembali berperang melawan Iran.
Menurut Axios, mengutip sumber pejabat AS, peringatan Trump kepada Netanyahu ini disampaikan ketika Israel dan Iran berhenti saling serang setelah eskalasi paling serius sejak gencatan senjata pada awal April 2026 lalu.
"Saya mengatakan, 'Bibi, sebaiknya Anda berhati-hati, atau Anda akan sendirian segera'," kata Trump, seperti dikutip media lokal Israel dan dilansir Al Arabiya, Selasa (9/6/2026).
Bibi merupakan nama panggilan PM Israel Benjamin Netanyahu.
Media terkemuka AS, Axios, seperti dilansir Reuters, juga melaporkan peringatan yang sama dari Trump kepada Netanyahu.
Sementara itu, perundingan tidak langsung untuk mencapai kesepakatan damai, terus berlanjut.
Trump, yang dilaporkan semakin jengkel dengan Netanyahu, sebelumnya menuntut Israel dan Iran berhenti saling serang. Ini diunggah di media sosial Truth Social.
Dia juga mengatakan bahwa negosiasi akhir menuju perdamaian akan berlanjut dengan catatan “ketidaktahuan dan kebodohan menghalanginya".
Baca Juga: Jubir Kemlu Iran Kritik Presiden Joseph Aoun, Selamatkan Lebanon dari Musuh Sejati Anda
Ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat pada Minggu (7/6), dipicu pengeboman mematikan Israel terhadap Beirut, ibu kota Lebanon.
Lalu Iran merespons dengan gelombang serangan rudal ke wilayah Israel bagian utara.
Trump dilaporkan menelepon Netanyahu pada Minggu (7/6) malam dan memintanya untuk tidak membalas serangan rudal itu.
Tetapi Israel tetap melancarkan serangan terhadap Iran pada Senin (8/6) pagi waktu setempat.
Pasukan Israel menyerang sistem pertahanan udara Iran dan sebuah pabrik petrokimia. Sementara Iran membalas lagi dengan menggempur fasilitas serupa di Haifa dan menargetkan dua pangkalan udara Israel.
Banyak rudal dicegat di langit wilayah Tepi Barat. Tidak ada laporan korban jiwa dari kedua pihak.***

