POJOKSATU.id - Ketegangan antara Donald Trump dan Prancis kembali memanas setelah pernyataan keras yang dilontarkan terkait penolakan akses militer.
Trump secara terbuka menunjukkan kemarahannya usai Prancis disebut tidak mengizinkan pesawat militer Amerika Serikat melintas di wilayah udaranya.
Kebijakan itu dinilai sebagai sikap yang tidak mendukung kepentingan sekutu, terutama dalam konteks operasi strategis yang sensitif.
Baca Juga: Gempa M 7,6 Guncang Sulut, Warga Panik Berlarian! Alarm Tsunami Sempat Berbunyi
Melalui pernyataan yang dikutip dari The Hill, Trump menegaskan kekecewaannya dengan nada tinggi.
“Negara Perancis tidak mengizinkan pesawat yang menuju Israel, yang membawa perlengkapan militer, terbang di atas wilayah Perancis,” tulis Trump dikutip Pojoksatu.id dari tulisan resminya tersebut 1/4/2026.
Ia bahkan menyebut langkah tersebut sebagai bentuk ketidakmembantu yang serius terhadap kepentingan Amerika.
“Perancis sangat tidak membantu terkait ‘Penjagal Iran,’ yang telah berhasil dieliminasi!”
Tak berhenti di situ, Trump juga memberikan peringatan keras yang menyiratkan dampak jangka panjang dalam hubungan kedua negara.
“Amerika Serikat akan mengingatnya!!!” tulisnya.
Baca Juga: Gempa M 7,6 Guncang Sulut, Warga Panik Berlarian! Alarm Tsunami Sempat Berbunyi
Situasi ini memicu perhatian global karena melibatkan dua kekuatan besar yang selama ini dikenal sebagai sekutu dalam NATO.
Penolakan akses wilayah udara bukan sekadar persoalan teknis, melainkan mencerminkan perbedaan sikap politik dan strategi keamanan.
Sementara respons Trump memperlihatkan meningkatnya tensi diplomatik yang berpotensi meluas ke isu global lainnya.***

