POJOKSATU.ID - Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahannya kepada Perancis.
Ia menuding negara tersebut tidak memberikan dukungan dalam konflik melawan Iran, terutama setelah menolak akses wilayah udara bagi pesawat militer AS menuju Israel.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Selasa (31/3/2026), Trump secara terbuka mengkritik sikap Perancis.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Makin Memanas, Karni Ilyas Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Peristiwa
Ia menyebut keputusan itu sebagai bentuk ketidakmauan membantu sekutu di tengah situasi yang semakin genting.
“Amerika Serikat akan mengingatnya!” tulis Trump dengan nada tegas.
Menurut laporan yang dikutip dari Reuters, penolakan tersebut terjadi pada akhir Maret 2026 dan menjadi kali pertama Perancis menutup akses wilayah udaranya sejak konflik Iran memanas. Kebijakan ini langsung memicu reaksi keras dari Washington.
Baca Juga: Jangan Bingung! Ini Panduan Lengkap Setelah Pengumuman SNBP 2026 untuk yang Lulus dan Tidak Lulus
Tak hanya Perancis, beberapa negara Eropa lainnya juga dilaporkan mengambil sikap serupa.
Italia disebut tidak mengizinkan pesawat militer AS mendarat di pangkalan di wilayah Sisilia.
Sementara itu, Spanyol bahkan menutup wilayah udaranya untuk operasi yang berkaitan dengan konflik Iran.
Trump pun tak segan menyindir sekutu-sekutu tersebut. Ia menilai negara-negara yang terdampak krisis energi akibat ketegangan di Selat Hormuz seharusnya ikut berkontribusi dalam operasi militer, bukan justru menjaga jarak.
Dalam pernyataannya, Trump juga menyinggung Inggris yang dinilai tidak menunjukkan keberanian untuk terlibat langsung.
Ia bahkan menyarankan negara-negara tersebut untuk mengandalkan diri sendiri jika tidak ingin mendukung Amerika Serikat.
Di sisi lain, Presiden Perancis Emmanuel Macron memberikan tanggapan yang cenderung diplomatis.
Dalam pernyataannya di Tokyo, ia menyinggung pentingnya konsistensi dalam mengambil sikap di tengah konflik global yang tidak menentu.
Baca Juga: Di Hadapan Prabowo, Presiden Korsel Sampaikan Duka Cita untuk Tiga AnggotaTNI Gugur di Lebanon
Pemerintah Perancis juga menyatakan keterkejutannya atas kritik Trump.
Mereka menegaskan bahwa kebijakan yang diambil tidak berubah sejak awal konflik, termasuk soal larangan penggunaan wilayah udara untuk kepentingan militer yang berkaitan dengan Iran.
Situasi ini memperlihatkan retaknya soliditas di antara negara-negara Barat di tengah konflik yang semakin kompleks.***

