POJOKSATU.id - Peristiwa tragis menimpa seorang karyawati perempuan Kakao Corp, perusahaan teknologi asal Korea Selatan. Korban berinisial A dilaporkan meninggal dunia setelah bunuh diri, diduga akibat tekanan psikologis berat usai mengalami pelecehan seksual di lingkungan kerja.

Mengutip laporan K-Media, Naver, pada 2 Januari 2026, A diketahui mengakhiri hidupnya pada 28 Desember 2025.

Seorang sumber dari industri teknologi menyebut korban telah lama mengalami pelecehan seksual secara berulang oleh atasannya di tempat kerja.

Baca Juga: Serahkan SK ke 4.193 PPPK Paruh Waktu, Bupati Tanggamus Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

“Korban diketahui mengalami pelecehan seksual secara terus-menerus oleh atasannya. Ia juga sedang menjalani cuti panjang dan diduga mengalami depresi mendalam serta rasa malu yang berat, hingga akhirnya mengambil keputusan ekstrem,” ujar sumber tersebut.

Jenazah A disemayamkan di salah satu rumah duka di Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan. Prosesi pemakaman telah dilaksanakan pada 31 Desember 2025.

Pihak keluarga bersama serikat pekerja Kakao saat ini tengah mendiskusikan langkah lanjutan terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Apakah Benar Seleksi PPPK Dihentikan Mulai 2026? Ini Penjelasan dan Faktanya

Direktur Utama Kakao, Jeong Shin-a, juga dikabarkan telah menyampaikan pesan duka cita dan penghormatan kepada korban melalui pesan internal perusahaan.

Pelaku Dijatuhi Sanksi Ringan

Kakao sebelumnya menjatuhkan sanksi skorsing selama tiga bulan kepada terduga pelaku berinisial B pada November 2024. B diketahui resmi mengundurkan diri dari perusahaan pada 5 Desember 2025.

Namun, kebijakan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Sejumlah karyawan internal menilai hukuman skorsing tidak mencerminkan perlindungan maksimal terhadap korban.

“Tidak mengambil langkah pemecatan sejak awal adalah kesalahan besar. Tidak masuk akal membiarkan pelaku dan korban tetap berada di lingkungan kerja yang sama,” ujar seorang sumber internal Kakao.

Baca Juga: Resmi Dilantik! Sebanyak 3.457 PPPK Paruh Waktu Pesawaran Dilantik, Tenaga Teknis Jadi Formasi Terbanyak

Pihak perusahaan menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut.

“Kami sangat menyesalkan insiden ini terjadi di antara sesama karyawan. Banyak rekan kerja yang merasa marah dan kecewa atas tindakan pelaku,” kata perwakilan Kakao. ***