POJOKSATU.ID - SpaceX telah mengonfirmasi bahwa roket tanpa awak Starship hancur di tengah penerbangan uji coba ke-8 pada Kamis (6/3).
Perusahaan milik Elon musk itu menyatakan situasi tersebut sebagai peristiwa yang tidak terduga.
Tim SpaceX pun langsung berkoordinasi dengan pejabat keselamatan untuk menerapkan respons darurat.
Sistem roket sepanjang 403 kaki atau 123 meter itu lepas landas sekitar pukul 18.30 waktu setempat.
Dilaporkan dari fasilitas Rocket SpaceX, di Texas, pendorong tahap pertama super heavy-nya kembali mendarat sesuai rencana.
Namun beberapa menit kemudian siaran langsung SpaceX menunjukkan bagian atas Starship berputar di luar angkasa.
Baca Juga: Daftar Pejabat Negara Ikut Dampingi Prabowo Terima 8 Konglomerat Papan Atas di Istana Merdeka
Sementara itu, visualisasi mesin roket menunjukkan beberapa mesin mati sebelum kemudian dilaporan hilang kontak.
Atas kejadian ini, Federal Aviation Administration mengeluarkan perintah penghentian seluruh penerbangan di Bandara Miami, Fort Lauderdale, Palm Beach, dan Orlando.
Hal ini karena puing-puing peluncuran roket itu terlihat berhamburan di luar angkasa hingga setidaknya malam hari waktu setempat.
Situasi ini sangat mirip dengan peluncuran uji ketujuh Starship pada Januari 2025 lalu.
Pesawat tersebut tampaknya meledak kurang dari 10 menit setelah terbang.***
