POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez mengunggah sebuah video berisi penyelamatan seorang bocah berusia 11 tahun dari reruntuhan gempa.
Anak ini sudah tiga hari berada di reruntuhan gempa dan berhasil diselamatkan petugas pada Minggu (28/6).
Delcy Rodriguez mengatakan tiap nyawa yang selamat merupakan sumber harapan bagi mereka.
"Beberapa menit yang lalu seorang bocah berusia 11 tahun diselamatkan hidup-hidup di Caraballeda. Saat ini, setiap nyawa adalah sumber harapan bagi Venezuela," katanya dalam sebuah unggahan di media sosial X, disertai dengan video penyelamatan tersebut, Minggu (28/6/2026).
Baca Juga: Berkaca dari Kematian Dokter Icha, Bupati TTU Ungkap Oknum DPRD Tenggak Miras Saat Reses
Selain itu, seorang pria berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur di La Guaira, Venezuela. Korban tampak tak percaya dan bahagia saat tim penyelamat menyelamatkan nyawanya.
Dilansir CNN, sebuah video yang diunggah oleh Unidad Militar de Emergencias Spanyol, atau Unit Darurat Militer, menunjukkan korban selamat, Antonio, seperti yang disebut dalam video tersebut, duduk dan tersenyum setelah ditarik keluar dari reruntuhan, dengan kaki terlebih dahulu.
"Antonio" kemudian tetap terdiam dan kagum sementara orang-orang di sekitarnya berteriak, "Antonio! Antonio, selamat datang!"
Ia adalah korban kedua yang diselamatkan hidup-hidup oleh tim Spanyol pada hari Sabtu setelah hampir tiga hari terjebak di reruntuhan akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela.
Baca Juga: Viral Surat Koperasi Desa Bungurasih Sidoarjo Jatim Beberkan Kejanggalan KDMP
"Anggota UME (Unit Darurat Militer) @UMEgob, bekerja sama dengan tim penyelamat lainnya, telah berhasil mengakses dan menyelamatkan korban kedua yang terjebak, setelah beberapa jam melakukan pekerjaan pembersihan dan stabilisasi intensif di area yang terdampak," kata tim tersebut di media sosial.
Berita sebelumnya, jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela Rabu (24/6/2026) lalu mencapai 1.430 orang hingga Minggu (28/6/2026).
Korban gempa yang masih hilang diperkirakan 68.900 orang akibat dua kali gempa besar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 menghantam negara Amerika Selatan itu.
Wilayah La Guaira, Venezuela menjadi salah satu negara bagian yang paling parah terkena dampaknya.
Warga Venezuela ikut terlibat dalam mencari orang terkasih dan tetangga mereka dengan menggunakan sekop, alat berat, tali, hingga tangan kosong.
Mereka bergabung bersama tim penyelamat internasional yang turut mendaki reruntuhan.***

