POJOKSATU.id,-- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Israel adalah negara yang melakukan terorisme negara.

Iran juga menganggap Israel menghancurkan norma-norma hukum global. Dia meminta negara-negara bersikap tegas.

“Sifat rezim Zionis adalah terorisme negara. Namun, agresi AS terhadap Iran dan pembunuhan Pemimpin yang gugur menetapkan preseden baru dalam perselisihan internasional yang akan menghancurkan norma-norma hukum global,” jelas Masoud Pezeshkian dalam unggahan di laman X, Jumat (20/3)

“Jika dunia gagal untuk bersikap tegas, apinya akan membakar banyak orang,” katanya dalam laman X miliknya @drpezeshkian.

Baca Juga: Iran Lebaran

Masoud Ungkap Kesedihan

Tiga pejabat tinggi Iran gugur dibunuh Israel dalam dua hari serangan yaitu Kepala Keamanan Nasional Iran Ali Larijani, Kepala Pasukan Paramiliter Basij, Jenderal Gholamreza Soleimani, tewas dalam serangan udara Israel pada Selasa (17/3).

Hari berikutnya, Menteri Intelijen Esmail Khatib tewas dalam suatu serangan yang dilakukan AS dan Israel.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan kesedihannya, namun perjuangan Iran akan tetap berjalan dan lebih kuat.

Dilansir Al Jazeera, Kamis (19/3), Masoud Pezeshkian telah mengkonfirmasi bahwa Israel membunuh Menteri Intelijen Esmail Khatib dalam suatu serangan.

Baca Juga: Pesan Bupati Aep di Momen Ramadan-Nyepi: Jaga Harmoni!

Menandai pembunuhan ketiga terhadap pejabat tinggi Iran dalam dua hari.

Pengumuman datang beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengklaim bahwa menteri Iran tersebut telah tewas.

Pezeshkian mengutuk pembunuhan pengecut terhadap rekan-rekan dia yang terkasih.Dia mengatakan bahwa hal itu membuat mereka patah hati.

Dalam sebuah unggahan di X, ia menambahkan bahwa ‘jalan mereka akan berlanjut lebih kuat dari sebelumnya’.

Al Jazeera melaporkan bahwa analis militer Israel menganggap Khatib sebagai tokoh terpercaya yang dekat dengan pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.***