POJOKSATU.id,-- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut mengumpat menggunakan kata-kata kasar dalam postingan barunya yang mengancam infrastruktur Iran pada Minggu (5/4).
Dia juga disebut menuliskan nama Allah dengan nada melecehkan dalam unggahan terbarunya di Truth Social.
Dilansir dari Republikaonline, Senin (6/4), Donald Trump menggunakan kata-kata kasar itu untuk mendesak Iran membiarkan kapal melewati Selat Hormuz.
Ia juga mengancam akan menyerang lebih lanjut infrastruktur energi dan transportasi Iran.
Baca Juga: Usai F 15E, Iran Kembali Klaim Tembak Jatuh Helikopter Black Hawk dan Pesawat Angkut Militer C 130
“Selasa akan menjadi Hari (Penyerangan) Pembangkit Listrik dan Hari (Penyerangan) Jembatan, yang semuanya dirangkai menjadi satu, di Iran,” kata Trump di Truth Social.
“Belum ada serangan seperti ini!!! Buka Selatnya, Sialan, dasar bajingan gila, atau kamu akan tinggal di Neraka - LIHAT SAJA! Berdoalah kepada Allah. Presiden DONALD J TRUMP,” demikian kira-kira terjemahan dari unggahan Trump ini.
Namun kepastian atau kebenaran unggahan Trump ini belum dapat diketahui kebenarannya. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Gedung Putih.
Pada Sabtu, Donald Trump mengancam akan menghujani Iran dengan ‘neraka’ jika negara itu menolak untuk ‘membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz’ dalam 48 jam ke depan.
Baca Juga: Saling Klaim, Iran Sebut Gagalkan Penyelamatan Pilot Jet Tempur F-15E Amerika yang Ditembak Jatuh
Iran telah menolak usulan gencatan senjata sementara dan menginginkan diakhirinya perang secara permanen dengan jaminan kuat bahwa AS tidak akan menyerang lagi.
Umpatan terbaru Trump ini setelah Iran berhasil menembak jatuh sejumlah pesawat militer AS. Sejauh ini yang dipastikan Pentagon ditembak jatuh adalah satu unit F-15E.
Kendati demikian, Iran mengklaim dan menunjukkan sejumlah foto bahwa mereka juga menembak jatuh satu pesawat Warthog dan setidaknya dua helikopter Black Hawk.
Dua unit pesawat C-130 juga dilaporkan kena pertahanan udara Iran.***

