POJOKSATU.id,--Korea Selatan (Korsel) dan Perancis, Jumat (3/4/2026) sepakat untuk bersama-sama memastikan jalur pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz.
Kesepakatan itu terjalin setelah para pemimpin kedua negara menggelar pertemuan puncak di Seoul.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden Perancis Emmanuel Macron bertemu di istana kepresidenan, seperti dilaporkan oleh Yonhap News Agency.
Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Guru untuk April 2026 Kembali ke Pola Normal, Jadwal Ini Harus Dicatat Guru
Korea Selatan dan Perancis juga sepakat untuk meningkatkan perdagangan dan investasi. Target nilai perdagangan bilateral mencapai 20 miliar dollar AS per tahun pada 2030, naik dari 15 miliar dolar AS tahun lalu.*
“Presiden Macron dan saya sepakat untuk berbagi pengalaman kebijakan dan strategi guna bersama-sama mengatasi krisis ekonomi dan energi yang dipicu oleh perang di Timur Tengah," kata Lee dalam konferensi pers bersama setelah pertemuan tersebut.
"Kami juga sepakat untuk bekerja sama mengurangi ketidakpastian dalam ekonomi global," sambungnya sebagaimana dilansir Antara.
Baca Juga: Trump akan Serang Iran dalam Skala Besar, Kami akan Terus Berupaya Hingga Tujuan Tercapai
"Kami menegaskan komitmen untuk memperkuat keamanan energi dengan memperluas kerja sama di sektor tenaga nuklir dan energi angin lepas pantai, serta bekerja sama untuk memastikan jalur transportasi maritim yang aman melalui Selat Hormuz," tambahnya.
Macron tiba dalam kunjungan kenegaraan pertamanya ke Korea Selatan sejak menjabat pada 2017 dan disambut dengan upacara resmi di istana kepresidenan. ***

