POJOKSATU.id, JAKARTA-- Perdana Menteri (PM) sementara Lebanon, Najib Mikati, membuka peluang Hizbullah terlibat perang melawan Israel dalam lanjutan perang melawan Hamas.
Keterlibatan penuh Hizbullah dalam perang Israel-Hamas baru-baru ini kemungkinan dapat terjadi.
Hal itu diungkap oleh Perdana Menteri sementara Lebanon, Najib Mikati, dalam sebuah wawancara dengan televisi lokal, seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (14/10).
Baca Juga: Momen Ustaz Haikal Hasan Debat dengan Aktivis Pro Israel, Memanas Hingga Saling Tunjuk-tunjukan
Mikati mengatakan pihaknya belum mendapat kepastian tentang apakah Hizbullah akan terseret atau tidak dalam konflik di jalur Gaza.
"Tetapi saya tidak menerima jaminan apa pun dari siapa pun tentang (bagaimana hal-hal dapat berkembang) karena keadaan sedang berubah," ujarnya.
Kendati demikian, menurut Mikati kebijakan Hizbullah akan berubah drastis mengikuti perkembangan stabilitas di Lebabon.
Oleh sebab itu, Mikati mendesak Israel agar berhenti melakukan tindakan provokasi.
"Israel harus berhenti memprovokasi Hizbullah,” tegasnya.
Baca Juga: Sinopsis Film Pamali: Dusun Pocong, Teror Pocong yang Bangkit Kembali
AS telah memperingatkan Hizbullah untuk tidak terlibat dalam pertempuran antara Israel dan militan Hamas, karena khawatir akan jatuhnya banyak korban sipil di Lebanon.
Sempat terjadi baku tembak lintas batas setelah rudal Hizbullah diluncurkan ke wilayah Israel yang mengakibatkan serangan balasan dari Tel Aviv.
Setidaknya tiga militan Hizbullah terbunuh dalam konflik tersebut.****

