POJOKSATU.id - Lima pekerja migran Indonesia ditembak di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.

Satu orang meninggal sementara empat orang lainnya luka-luka.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding mengatakan saat ini pemerintah sudah berkoordinasi dengan pihak setempat.

Mereka berusaha untuk bergerak cepat memberi penanganan jenazah maupun melihat langsung kondisi WNI yang berada di rumah sakit di Malaysia.

Pemerintah akan melakukan pendampingan terhadap para pekerja migran tersebut.

"Kami setelah mendengar informasi itu langsung melakukan koordinasi dengan pihak kedutaan," kata Abdul Kadir.

Baca Juga: Jelang Libur Panjang, Jalur Rel Kereta Api di Grobogan Kembali Terputus Akibat Longsor

Pihaknya juga saat ini berusaha meminta kejelasan terkait insiden tragis tersebut.

"Satu meminta untuk memperjelas kronologi masalahnya, yang kedua melakukan koordinasi dengan pihak-pihak aparat setempat agar kita bisa mendampingi penanganan jenazah maupun tengok di rumah sakit yang sakit, lanjutnya.

Abdul Kadir juga mengatakan proses hukum akan diambil terkait insiden tersebut.

"Sekaligus kemungkinan ada proses hukum ke depan itu juga kita minta kita akan berusaha menyiapkan misalnya tim advokasi untuk mendampingi mereka," pungkasnya.***