POJOKSATU.id,-- Kantor Perdana Menteri Israel membantah rumor yang beredar di media sosial yang mengabarkan bahwa Benjamin Netanyahu telah tewas dalam serangan yang dilancarkan Iran.

Kantor Perdana Menteri Israel menegaskan bahwa Benjamin Netanyahu dalam keadaan baik-baik saja.

“Ini adalah berita palsu. Perdana Menteri dalam keadaan baik,” demikian pernyataan kantor Netanyahu, Sabtu (14/3/2026) dikutip dari Anadolu Agency.

Kantor PM Israel menanggapi pertanyaan dari koresponden Anadolu Agency mengenai klaim Netanyahu tewas seperti di media sosial.

Baca Juga: Pengamat Tantang Presiden Prabowo Subianto Debat Terbuka: “Ungkap Data Intelijen, Jangan Cap Kami Anti-Nasional”

Kabar mengenai kematian Benjamin Netanyahu sebelumnya ramai beredar di berbagai platform media sosial setelah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Rumor tewasnya Netanyahu beredar di Instagram dan X sejak beberapa hari ini. Bahkan Jackson Hinkle, sampai menanyakan itu langsung ke anak Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, di laman X.

“Hai Yair, apakah ayahmu telah meninggal,” kata Jackson Hinkle seraya menautkan satu gambar pertemuan antara petinggi militer Israel yang tanpa kehadiran Netanyahu.

Baca Juga: 5 Wisata Seru di Yogyakarta untuk Libur Lebaran, dari Pantai hingga Perbukitan Instagramable

Jackson Hinkle adalah seorang pengamat dan jurnalis yang peduli Palestina dan Iran.

Diketahui, ketegangan regional meningkat sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel. Serangan itu juga disebut menargetkan sejumlah lokasi di Yordania, Irak, serta beberapa negara kawasan Teluk.

Menurut pernyataan Iran, serangan tersebut ditujukan untuk menghantam aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Situasi keamanan di Timur Tengah pun dilaporkan semakin memanas seiring meningkatnya aksi saling serang antara pihak-pihak yang terlibat.