POJOKSATU.id,-- Militer Israel atau Israeli Defense Force (IDF) tak mau disalahkan atas tewasnya atau gugurnya tiga anggota TNI di daerah konflik di Lebanon selatan.

Menurut militer Israel, gugurnya tiga anggota TNI ini belum tentu tanggung jawab mereka, bisa saja akibat aktivitas dari Hizbullah, merujuk kelompok pasukan yang berseteru dengan Israel.

"Insiden-insiden tersebut sedang ditinjau secara menyeluruh untuk mengklarifikasi keadaan dan menentukan apakah insiden tersebut diakibatkan oleh aktivitas Hizbullah atau aktivitas IDF," tulis militer Israel di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Selasa (31/3).

Baca Juga: Trump Siap Akhiri Perang Iran Meski Selat Hormuz Masih Ditutup, AS Pilih Fokus Tekan Teheran Lewat Strategi Baru

Menurut unggahan militer Israel tersebut, perlu dicatat bahwa insiden-insiden ini terjadi di area pertempuran aktif, dimana Israel beroperasi melawan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Militer Israel ini juga meminta dunia tidak mengasumsikan peristiwa ini karena ulah Israel.

"Oleh karena itu, tidak boleh diasumsikan bahwa insiden di mana tentara UNIFIL terluka disebabkan oleh IDF," katanya.

Seperti diketahui, tiga anggota TNI yang gugur ini merupakan pasukan perdamaian PBB yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Baca Juga: Sosok Perwira Kopassus Kapten Zulmi Aditya Gugur di Usia Muda Diserang Israel, Lulusan Akmil 2015

Identitas ketiga prajurit TNI yang gugur antara lain Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Romadhon.

Praka Farizal Romadhon gugur Minggu (29/3). Sementara Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan gugur Senin (30/3) waktu setempat.

Kapten Inf Zulmi Aditya berasal dari Sat Grup 2 Kopassus, dia juga merupakan Komandan Kompi B pasukan UNIFIL.***