POJOKSATU.id — Meta melakukan PHK terhadap sekitar 600 karyawan di unit kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk merampingkan organisasi dan bekerja lebih efisien.

PHK diumumkan melalui memo dari Chief AI Officer Meta, Alexandr Wang, yang baru bergabung pada Juni lalu.

Karyawan yang terdampak meliputi mereka yang bekerja di unit infrastruktur AI, Fundamental Artificial Intelligence Research (FAIR), serta beberapa posisi terkait pengembangan produk.

Baca Juga: Lonjakan Penerbangan ke Kamboja, Wamen P2MI Soroti Potensi Penipuan Online bagi WNI

Unit TBD Labs yang merekrut banyak talenta AI papan atas baru-baru ini, tidak terdampak PHK. Hal ini menunjukkan fokus perusahaan pada karyawan baru di unit strategis dibandingkan posisi lama.

Meta memberitahu karyawan yang terkena PHK bahwa 21 November akan menjadi hari terakhir mereka bekerja.

Selama periode “masa pemberitahuan tanpa bekerja”, akses internal dicabut dan karyawan tidak diwajibkan melakukan pekerjaan tambahan.

Baca Juga: Kenali Pelembap yang Sesuai dengan Tipe Kulitmu Sebelum Make Up, Tidak Ada Lagi Namanya Make Up Crack!

Tetapi diberi kesempatan untuk mencari posisi lain di Meta.

Perusahaan juga menawarkan pesangon 16 minggu ditambah 2 minggu untuk setiap tahun masa kerja, dikurangi masa pemberitahuan.

Setelah PHK, jumlah karyawan di unit Meta Superintelligence Labs kini sedikit di bawah 3.000 orang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Meta untuk merampingkan divisi AI dan memperkuat pengelolaan sumber daya internal.***