POJOKSATU.id - Hari ini, para pemimpin dunia berkumpul di India untuk menghadiri KTT G20, sebuah forum kerjasama ekonomi antara 20 negara besar dan berkembang.

Namun, tidak semua pemimpin dunia hadir di KTT ini.

Dua pemimpin besar, yaitu Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin, memilih untuk absen.

Alasan mereka berbeda-beda. Xi mengatakan bahwa dia tidak bisa hadir karena sedang sibuk menyiapkan Kongres Partai Komunis China yang akan digelar tahun depan.

Baca Juga: Polantas Terobas Rombongan KTT ASEAN Itu sangat Memalukan dan Tidak Becus, Kapolri harus Beri Sanksi

Putin juga mengaku memiliki agenda lain yang lebih mendesak.

Dia mengirimkan Menteri Luar Negerinya Sergei Lavrov sebagai wakilnya.

Absennya Xi dan Putin menimbulkan berbagai spekulasi dan reaksi.

Beberapa orang menganggap bahwa ini adalah bentuk protes atau boikot terhadap India, yang memiliki hubungan tegang dengan China dan Rusia.

India dan China sempat berseteru karena sengketa perbatasan di Himalaya.

India dan Rusia juga kurang akur karena India lebih dekat dengan Amerika Serikat.

Salah satu negara yang bersahabat dengan India adalah Indonesia.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak mau ketinggalan untuk hadir di KTT G20 di India.

Baca Juga: Kamala Harris Bawa Mobil Super Canggih ke Jakarta, Intip Fitur Mobilnya

Jokowi memiliki jadwal dan agenda yang padat selama di India.

Dia akan bertemu dengan beberapa pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Joe Biden, untuk membahas kerjasama bilateral dan multilateral.

Jokowi juga akan menyampaikan pandangan dan sikap Indonesia mengenai isu-isu global yang dibahas di KTT G20.

Jokowi ingin memperkuat hubungan Indonesia dengan India dan negara-negara lain di KTT G20.

Dia juga ingin menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang aktif dan berkontribusi dalam menyelesaikan masalah-masalah dunia.

Jokowi berharap bahwa KTT G20 dapat menghasilkan kesepakatan dan komitmen yang konkret untuk mewujudkan dunia yang lebih damai, adil, dan sejahtera.***