POJOKSATU.id, JAKARTA—Kapuspen TNI menanggapi melintasnya kapal perang atau kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Nimitz di perairan Indonesia dalam hal ini Selat Malaka.

Menurut Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi, kapal perang AS itu berlayar di Selat Malaka dengan menggunakan Hak Lintas Transit.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan, kapal tersebut tengah melintas dari Laut China Selatan menuju Selat Singapura, Selat Malaka, dan melanjutkan pelayaran ke Samudera Hindia.

Mayjen Kristomei Sianturi dalam keterangan resmi pada Jumat (20/6/2025) menyebutkan, sesuai dengan ketentuan dalam Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS) 1982, kapal-kapal asing, termasuk kapal Kapal Perang AS USS Nimitz, diperbolehkan melintas tanpa harus meminta izin kepada negara pantai.

Baca Juga: Beathor Suryadi Sebut Ijazah Jokowi Dicetak 2012 di Pasar Pramuka, Roy Suryo: Ini Cetar Membahana

Dengan syarat kapal ini tetap mematuhi aturan pelayaran internasional dan tidak membahayakan keamanan wilayah yang dilintasi.

Kendati demikian, Kristomei memastikan TNI senantiasa memantau setiap aktivitas pelayaran asing di wilayah yurisdiksi nasional sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.

Seluruh satuan TNI yang terkait tetap siaga dan melakukan koordinasi dalam rangka menjamin stabilitas dan kepentingan nasional di wilayah perairan strategis tersebut.

Baca Juga: Delapan Hari Perang, Presiden Trump Sebut Israel Menang Lawan Iran, Israel Melakukannya dengan Baik

Sebelumnya, beredar informasi kapal perang atau kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Nimitz, mematikan sistem pelacak otomatis atau sistem radar saat melintasi wilayah perairan Selat Malaka antara Indonesia dan Malaysia.

Kapal perang AS tersebut disorot karena mematikan transporder dan berhenti mengirimkan data tentang lokasinya, menurut data dari pelacak kapal Marine Vessel Traffic.

Tujuan kapal induk tersebut tidak disebutkan dalam sistem Marine Vessel Traffic, tetapi dilihat dari arah pergerakannya, kapal induk Nimitz ini mungkin sedang menuju Teluk Persia yang dekat dengan kawasan perang Israel vs Iran.***