POJOKSATU.id, SEORANG jurnalis Palestina bernama Ahmed Mansour meninggal dunia setelah menjadi korban serangan Israel yang menyerang tenda media di dekat Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza Selatan.
Ahmed meninggal dunia pada Selasa, 8 April 2025, setelah menderita luka bakar sekujur tubuhnya. Dengan ini, total tiga orang tewas dan delapan luka-luka akibat serangan di lokasi tersebut, pada Senin, 7 April 2025.
Ahmed Mansour adalah jurnalis Al Jazeera Arabic yang sangat pemberani terus bertugas bersama sesama jurnalis lain di tengah dentuman serangan zionis Israel.
Baca Juga: MUI Dukung Fatwa Jihad IUMS Melawan Israel, Rekomendasikan Kirim Pasukan untuk Lindungi Palestina
"Jurnalis Palestina Meninggal Karena Luka Setelah Serangan Israel di Tenda Media
Rekan-rekan kami di Al Jazeera Arabic melaporkan bahwa Ahmed Mansour, yang menderita luka bakar parah selama serangan Israel terhadap tenda media dekat Rumah Sakit Nasser, telah meninggal karena luka-lukanya," demikian pengumuman Al Jazeera.
Dua jurnalis lainnya yang tewas dalam serangan Israel di lokasi tersebut adalah Helmi al-Faqawi dari Palestine Today TV dan Yusuf al-Khazandar.
Dilansir dari Al Jazeera, Kantor Media Pemerintah Gaza telah mengeluarkan pernyataan yang mendesak dukungan global untuk jurnalis Palestina menyusul serangan mematikan Israel di tenda media kemarin pagi.
Ahmed Mansour, yang meninggal karena luka bakar parah yang diderita dalam serangan itu, adalah pekerja media ke-211 yang tewas selama perang Israel di Gaza, menurut kantor itu.
"Kami menyerukan Federasi Jurnalis Internasional, Federasi Jurnalis Arab, dan semua badan jurnalistik di semua negara di dunia untuk mengutuk kejahatan sistematis terhadap jurnalis Palestina dan profesional media di Jalur Gaza," kata kantor itu.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan setidaknya 50.695 warga Palestina dikonfirmasi tewas dan 115.338 terluka dalam perang Israel di Gaza.
Baca Juga: 1 USD Terbaru Sentuh Rp 16.648, Sehari Sebelumnya Tembus Rp 17.200, Ini Penyebab dan Dampaknya
Kantor Media Pemerintah memperbarui jumlah korban tewas menjadi lebih dari 61.700, dengan mengatakan ribuan orang yang hilang di bawah reruntuhan diduga tewas.
Sebelumnya, video Ahmed Mansour terbakar di tenda dalam serangan Israel viral, kemarin dan tidak bisa menyelamatkan diri. Dia tidak mampu bertahan lebih lama setelah sekujur tubuhnya mengalami luka bakar. ***
