POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa pemerintah Israel telah menawarkan peta jalan baru menuju perdamaian permanen di Gaza.
Joe Biden mendesak Hamas untuk menerima kesepakatan tersebut karena sudah waktunya perang Israel vs Hamas ini berakhir.
Fase pertama gencatan senjata total selama enam minggu, yang akan membuat pasukan Israel menarik diri dari semua wilayah berpenduduk di Gaza.
Fase kedua, Israel dan Hamas akan bernegosiasi selama enam minggu untuk mencapai gencatan senjata yang permanen, tetapi gencatan senjata akan terus berlanjut jika perundingan tetap berlangsung, kata Biden.
Baca Juga: Dalam Ketegangan Geopolitik, Jokowi Sebut Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Fase ketiga akan melibatkan pembangunan ulang Gaza yang didukung internasional selama bertahun-tahun.
Dalam pidato besar pertamanya yang menguraikan solusi terhadap konflik Gaza tersebut, Biden mengatakan proposal tiga fase dimulai dengan gencatan senjata total selama enam minggu, yang akan membuat pasukan Israel menarik diri dari semua wilayah berpenduduk di Gaza.
"Sudah waktunya perang ini berakhir, dan hari setelahnya akan dimulai," kata Biden dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (1/6/2024).
"Israel telah menawarkan proposal baru yang komprehensif. Ini adalah peta jalan menuju gencatan senjata abadi dan pembebasan semua sandera," ujarnya lagi.
Biden mengatakan tanggung jawab untuk perdamaian ada pada kelompok milisi Hamas, yang serangannya terhadap sekutu utama AS, Israel, pada 7 Oktober tahun lalu memicu konflik sengit di Gaza.
"Hamas perlu menerima kesepakatan itu," kata Biden yang telah mendukung Israel dengan bantuan militer miliaran dolar sejak perang Gaza dimulai.
Baca Juga: Pengalaman Jadi Modal Penting Delvintor Alfarizi di Seri Ke-8 MXGP Jerman 2024
Namun, Biden mengatakan dia juga mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan para pemimpin Israel lainnya untuk tidak menyia-nyiakan momen ini.
Menurut Biden, serangan-serangan Israel telah melemahkan Hamas secara signifikan.
"Hamas tidak lagi mampu melakukan 7 Oktober lainnya," kata Biden.
Biden mengatakan fase enam minggu pertama akan mencakup gencatan senjata penuh dan menyeluruh, penarikan pasukan Israel dari seluruh wilayah berpenduduk Gaza, pembebasan sejumlah sandera, termasuk wanita, orang tua, orang yang terluka, dengan imbalan pembebasan ratusan tahanan Palestina.
Israel dan Hamas kemudian akan bernegosiasi selama enam minggu tersebut untuk mencapai gencatan senjata yang permanen, tetapi gencatan senjata akan terus berlanjut jika perundingan tetap berlangsung, kata Biden.
Baca Juga: Megawati Kurang Sehat di Ende NTT, Batal Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Lapangan
"Selama Hamas memenuhi komitmennya, gencatan senjata sementara, dalam proposal Israel, akan menjadi penghentian permusuhan secara permanen," tambah Biden.
Fase ketiga akan melibatkan pembangunan ulang Gaza yang didukung internasional selama bertahun-tahun.
Sebelumnya, Hamas, yang menerima proposal tersebut pada hari Rabu lalu melalui mediator Qatar, bersikeras bahwa gencatan senjata harus bersifat permanen.
Namun dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka mempertimbangkan secara positif isi pidato Joe Biden tersebut.***

