POJOKSATU.id - Menyelusuri era inovasi energi terbarukan, Belanda mempersembahkan konsep futuristik dengan jalur sepeda Surya, yang tidak hanya menciptakan jalur sepeda yang aman tetapi juga menjadi langkah maju dalam pemanfaatan energi matahari.

Belanda terus menjunjung tinggi statusnya sebagai pionir dalam energi terbarukan dengan memperkenalkan jalur speda surya.

Itulah suatu inovasi yang tidak hanya merespon kebutuhan transportasi berkelanjutan, tetapi juga mengeksplorasi potensi tak terbatas dari energi matahari.

Baca Juga: PLTU Sintang Kalimantan Barat, Revolusi Energi 100% Biomassa dan Fleksibilitas Bahan Bakar

Dalam upayanya untuk menciptakan masyarakat yang lebih hijau dan ramah lingkungan, Belanda menonjolkan konsep revolusioner ini sebagai langkah signifikan menuju pengembangan infrastruktur berbasis energi surya yang mengubah cara kita memandang sistem transportasi perkotaan.

Belanda telah mengembangkan dua jalur sepeda surya baru sebagai bagian dari inisiatif yang diluncurkan oleh Rijkswaterstaat pada tahun 2018.

Masing-masing jalur memiliki luas permukaan surya sebesar 1.000 meter persegi, diharapkan mampu menghasilkan 160 MWh energi terbarukan setiap tahunnya.

Baca Juga: Revolusi Harga Listrik, Energi Baru Terbarukan (EBT) Bersaing dengan Batu Bara di Indonesia

Selain itu, Belanda juga memiliki jalur sepeda surya lainnya, termasuk jalur 'Starry Night' yang terletak di daerah Eindhoven yang menghormati Van Gogh dengan batu-batu bercahaya yang terisi energi matahari dan berpendar di malam hari.

Selain itu, terdapat jalur sepanjang 330 meter di Maartensdijk dan jalur sepanjang 72 meter di Krommenie, masing-masing menggunakan teknologi yang berbeda dalam penggunaan sel surya.***