POJOKSATU.id, JAKARTA – Kekejaman Israel di Jalur Gaza terus berlangsung hingga kini. Terbaru, serangan terbaru Israel menyasar kamp pengungsi Khan Yunis, Gaza, Sabtu (3/5/2025).
Badan Pertahanan Sipil Gaza mengatakan pada Sabtu (3/5) bahwa serangan Israel ini menewaskan 3 bayi atau balita bersama 8 anggota keluarganya yang lain.
Juru Bicara Pertahanan Sipil, Mahmud Bassal, melaporkan 11 orang tewas setelah gempuran ke rumah keluarga Al-Bayram di Kamp Khan Yunis di Gaza selatan sekitar pukul 03:00, Sabtu (3/5) waktu setempat.
Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (3/5/2025), Bassal mengatakan, bahwa delapan orang yang tewas telah diidentifikasi dan semuanya berasal dari keluarga besar yang sama, termasuk seorang anak laki-laki dan perempuan, keduanya berusia satu tahun, dan seorang bayi berusia satu bulan.
Baca Juga: Ada Perbedaan SPMB Jenjang SMA dan SMK di Tahun 2025, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan Sumut
Saat dihubungi oleh AFP, militer Israel tidak segera mengomentari serangan tersebut.
Israel melanjutkan serangan militernya di Gaza pada 18 Maret setelah gencatan senjata selama dua bulan dalam perangnya melawan Hamas.
Pada hari Jumat (2/5/2025), Badan Pertahanan Sipil Gaza mengatakan serangan Israel menewaskan sedikitnya 42 orang di wilayah Gaza, yang telah berada di bawah blokade total Israel sejak 2 Maret.
Israel telah menghentikan pengiriman bantuan ke Gaza, dengan mengatakan Hamas telah mengalihkan pasokan.
Israel mengatakan blokade tersebut dimaksudkan untuk menekan para militan agar membebaskan sandera yang masih ditawan di wilayah Palestina itu.
Badan-badan PBB telah mendesak Israel untuk mencabut pembatasan, dengan mengatakan bahwa warga Gaza mengalami bencana kemanusiaan dan peringatan akan kelaparan.***

