POJOKSATU.id, JAKARTA – Militer Zionis Israel mau menggempur Jalur Gaza di kawasan Al Rimal dengan kekuatan besar.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, dilansir AFP, Kamis (15/5/2025) menyampaikan rencana menggempur Jalur Gaza dengan kekuatan besar ini.

Militer Zionis Israel memerintahkan warga untuk mengungsi dari kawasan Gaza.

"Kepada penduduk Jalur Gaza yang berada di (bagian) daerah lingkungan Al-Rimal... Karena eksploitasi Hamas terhadap wilayah sipil untuk kegiatan teroris... (militer) Israel akan menyerang wilayah tersebut dengan kekuatan besar," kata juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, dilansir AFP, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga: Roy Suryo yang Getol Mengobok-obok Jokowi Ternyata Alumni FISIP UGM, Satu Almamater Mereka

"Demi keselamatan Anda, Anda disarankan untuk mengungsi dari wilayah tersebut," imbuhnya.

Masih dilansir AFP, tim penyelamat Gaza mengatakan sedikitnya 80 orang tewas dalam pengeboman Israel di wilayah Palestina pada hari Rabu (14/5/2025).

Serangan dilakukan ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan utusan Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff mengenai pembebasan para tawanan.

"Jumlah martir yang tewas dalam pemboman Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza sejak fajar hari ini telah meningkat menjadi 80, termasuk 59 orang di Jalur Gaza utara," kata pejabat pertahanan sipil Mohammed al-Mughayyir kepada AFP.

Baca Juga: Diejek Anak Broken Home usai Soroti Program Siswa Dikirim ke Barak Militer, Verrell Bramasta Ingat Pesan Orang Tuanya : Kejahatan Dibalas Kebaikan

Prabowo Singgung Palestina

Pidato Presiden Prabowo di Sidang Parlemen OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, terlihat ‘berapi-api’ membela Palestina.

Presiden Prabowo kembali menegaskan dukungan tegas Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, Rabu (14/5).

Sidang ke-19 Session of the Conference of the Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu malam, 14 Mei 2025.

Presiden RI itu mendesak langkah nyata untuk mengehentikan konflik berkepanjangan di Palestina. Menurutnya negara itu sudah terlalu lama menjadi korban.

“Saya ulangi kembali di forum ini. Sudah tiba waktunya. Jangan kita sekadar berdiskusi. Jangan menyusun resolusi-resolusi lagi. Rakyat Palestina terlalu lama menjadi korban," kata Prabowo.***