POJOKSATU.ID - Guna menyelesaikan konflik yang berlarut-larut, Indonesia mengajukan lima usulan langkah konkret kepada dunia internasional.

Usulan pertama menekankan pentingnya membangun strategi bersama yang berlandaskan pada persatuan erat antarnegara.

Langkah selanjutnya berfokus pada upaya penegakan hukum internasional serta pelaksanaan putusan Mahkamah Internasional.

Indonesia juga terus mendorong pengakuan diplomasi internasional yang lebih luas terhadap kedaulatan Negara Palestina.

Baca Juga: Indonesia Tegaskan Komitmen Diplomasi Kemerdekaan Palestina pada Pertemuan di Yordania

Langkah konkret keempat diarahkan pada penguatan perlindungan terhadap kompleks suci Masjid Al Aqsa.

Sementara itu usulan kelima mencakup dukungan rekonstruksi Gaza, persatuan internal Palestina, serta penguatan mandat UNRWA.

Di luar lima usulan teknis tersebut, pemerintah gencar menggalang dukungan dari negara-negara kawasan Global South.

Pembentukan koalisi global yang solid dinilai mampu memberikan tekanan diplomasi yang jauh lebih efektif.

Baca Juga: 30 Ide Kostum 17 Agustus yang Unik dan Kreatif, Murah Meriah tapi Berpeluang Jadi Juara

Dukungan internasional tercatat makin meluas bahkan dari sekutu dekat yang mulai menjatuhkan sanksi atas pemukim ilegal.

Dinamika baru ini menunjukkan bahwa kesadaran global terhadap hak-hak rakyat Palestina mengalami peningkatan signifikan.

Indonesia memanfaatkan momentum ini untuk mengonsolidasikan kekuatan politik bersama negara-negara berkembang lainnya.

Langkah proaktif ini diharapkan mampu memutus rantai impunitas yang selama ini dinikmati oleh pelaku pelanggaran.

Pendekatan berbasis koalisi luas ini diyakini menjadi kunci pembuka jalan bagi kemerdekaan Palestina yang hakiki.***