POJOKSATU.id - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menekankan eskalasi konflik di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Guterres memperingatkan tentang bencana kemanusiaan yang mengintai di Rafah.

Operasi darat Israel di Rafah ditekankan sebagai potensi bencana kemanusiaan.

PBB berusaha memfasilitasi penyaluran pasokan penting ke Gaza.

Fasilitas medis utama di Rafah diperkirakan tidak dapat dioperasikan.

Baca Juga: Kepercayaan DiriPemain Timnas U-23 Dinilai Baik oleh Shin Tae-yong, Ini Buktinya

Sebagian besar warga Palestina mengungsi dari Rafah menuju utara.

Badan kemanusiaan kekurangan tenda dan persediaan makanan di Gaza selatan.

Keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam konflik.

Guterres mendesak gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza.

Dia menyoroti dampak konflik di Gaza terhadap Tepi Barat.

Guterres menekankan nasib tidak pasti warga Palestina dan Israel.

Serangan Israel di Rafah telah menyebabkan ratusan ribu warga Palestina mengungsi.***