POJOKSATU.id, JAKARTA-- Militer Israel mengeluarkan peringatan mendesak kepada warga di selatan Lebanon untuk mengungsi. Padahal gencatan senjata kedua negara baru dimulai.
Dilansir AFP, peringatan itu disampaikan militer Israel Jumat (24/4/2026) yang ditujukan kepada penduduk Desa Deir Aames.
Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee menyampaikan peringatan itu melalui platform X. Penduduk di Deir Aames diminta mengungsi segera.
Baca Juga: Tak Punya Dubes di Indonesia, Pemerintah Hanya Kecam Keras Serangan Israel yang Tewaskan Anggota TNI
"Peringatan mendesak kepada penduduk daerah Deir Aames. Karena aktivitas teroris Hizbullah, IDF sedang melakukan operasi terarah di daerah tersebut," tulisnya dalam bahasa Arab, Jumat (24/4/2026).
"Demi keselamatan Anda, kami mendesak Anda untuk segera mengungsi dari rumah Anda dan pindah setidaknya 1.000 meter di luar daerah tersebut," lanjutnya.
Desa Deir Aames berada di utara garis kuning di Lebanon.
Sementara itu, di wilayah selatan garis tersebut, pasukan Israel masih melakukan operasi meskipun kesepakatan gencatan senjata tengah berlangsung.
Baca Juga: Anggota TNI yang Sempat Koma Satu Bulan Gara-gara Diserang Israel Akhirnya Gugur di Lebanon
Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata Israel-Lebanon telah diperpanjang selama tiga minggu.
Pengumuman itu dikemukakan menyusul pertemuan di Gedung Putih yang dihadiri Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
Kemudian Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Hamadeh Moawad, Duta Besar Israel untuk AS Yechiel Leiter, Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa serta Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee.***

