POJOKSATU.id,-- Email lama milik Direktur Biro Investigasi Federal atau FBI Amerika, Kash Patel dibobol hacker pro Iran.
Kelompok peretas yang didukung pemerintah Iran, Handala, mengklaim bertanggungjawab dan mengaku sebagai pelaku pembobolan.
Akibat pembobolan ini, FBI marah dan mengumumkan hadiah 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 170 miliar bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi mengenai para peretas Handala.
Pengumuman pembobolan itu dibuat pada Jumat pekan ini melalui situs resmi kelompok tersebut.
Baca Juga: Ini Tanggapan Terbaru Kemlu dan ESDM Terkait Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
FBI membenarkan adanya insiden tersebut. Juru bicara FBI menyampaikan pernyataan kepada TechCrunch bahwa pihaknya mengetahui adanya aktor jahat yang menargetkan informasi email pribadi Direktur Patel, dan telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memitigasi potensi risiko yang terkait dengan aktivitas itu.
"Informasi yang dipermasalahkan bersifat historis dan tidak menyangkut informasi pemerintah," ujar juru bicara FBI tersebut.
Reuters yang pertama kali melaporkan kebocoran ini menyebut seorang pejabat Departemen Kehakiman mengonfirmasi terjadinya pelanggaran.
Baca Juga: Tegaskan Tak Ada Status Lain selain PNS dan PPPK, BNK Imbau Tak Sebarkan Informasi Hoaks
Departemen Kehakiman sendiri belum merespons permintaan komentar dari berbagai media.
FBI Tawarkan Hadiah Rp 170 Miliar
Di tengah insiden ini, FBI mengumumkan penawaran hadiah hingga 10 juta dolar AS bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi mengenai para peretas Handala.
Sebelumnya, FBI sempat menyita sejumlah situs web milik Handala. Namun, kelompok tersebut dengan cepat kembali beroperasi di domain-domain baru.
Jaksa penuntut Amerika Serikat telah secara resmi menuduh Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran (MOIS) sebagai operator di balik kelompok Handala.
Untuk diketahui Handala merupakan kelompok peretas yang dikaitkan dengan pemerintah Iran.
Sejak konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari 2026 lalu, aktivitas Handala disebut meningkat drastis.***

