POJOKSATU.id,-- Dua pesawat tempur Amerika Serikat (AS) yaitu F-15E dan A-10 Warthog ditembak jatuh oleh militer Iran, Jumat (3/4).
Presiden AS Donald Trump merespons kabar ini dan menyebut operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung merupakan hal militer yang sensitif.
Trump memastikan jatuhnya jet tempur AS yang ditembak Iran tidak akan berdampak pada negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.
Dalam wawancara dengan NBC News, Jumat (3/4), Trump enggan membahas rincian operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung pasca-insiden. Menurut Trump, itu adalah hal militer yang sensitif.
Menurut NBC News, yang mewawancarai Trump secara singkat melalui sambungan telepon, orang nomor satu di AS itu menyampaikan rasa frustrasinya terhadap pemberitaan media mengenai situasi tersebut, yang berkaitan dengan upaya mencari anggota kru setelah pesawat itu ditembak jatuh.
Ketika ditanya apakah perkembangan ini akan memengaruhi upaya diplomatik dengan Iran, Trump menepis hal tersebut.
"Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang dalam perang," kata Trump.
Secara terpisah, dalam wawancara telepon singkat dengan The Independent, Trump mengatakan tidak dapat berkomentar mengenai tindakan apa yang akan diambilnya jika pilot yang hilang di Iran tersebut terluka.
"Kami berharap hal itu tidak akan terjadi," ujar Trump
Sementara Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan bahwa Trump sudah menerima laporan mengenai jet tempur AS yang ditembak jatuh di atas Iran, yang kemudian diidentifikasi sebagai F-15E Strike Eagle.
Selain F-15E Strike Eagle, pesawat A-10 Warthog milik AS juga dilaporkan jatuh di wilayah Teluk Persia.
The New York Times menyebut insiden tersebut terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.
Sementara Iran menyatakan telah menembak jatuh dua jet tempur milik Amerika Serikat (AS) di wilayahnya, masing-masing di barat daya Iran dan sekitar Selat Hormuz.
Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya militer Iran pada Jumat (3/4) mengatakan sistem pertahanan udara mereka menghancurkan satu jet tempur F-15 milik AS.
Tak lama kemudian, militer Iran menyatakan telah menembak pesawat A-10 milik AS yang kemudian jatuh ke Teluk.***

