POJOKSATU.id, JAKARTA—Di depan pemimpin G7 atau negara maju, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio sesumbar bahwa perang di Iran tidak akan berbulan-bulan.
Kalau Amerika Serikat (AS) mau, perang di Iran bahkan bisa dalam hitungan minggu, tidak akan berbulan-bulan.
Diketahui, G7 atau Group of Seven adalah forum informal yang terdiri dari tujuh negara maju yaitu Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Kanada, dan Italia.
Baca Juga: WFH Jadi Strategi Hemat Energi, Pemerintah Kejar Penetapan Akhir Maret
Berbicara setelah pertemuan para pemimpin G7 di Prancis pada Jumat, 27 Maret 20026, Marco Rubio, menyatakan bahwa perang diperkirakan hanya akan berlangsung dalam hitungan minggu, bukan berbulan-bulan.
Ia menegaskan bahwa jalannya operasi militer sejauh ini sesuai rencana.
"Kami sesuai atau bahkan lebih cepat dari jadwal dalam operasi ini, dan berharap dapat menyelesaikannya dalam waktu yang tepat - dalam hitungan minggu, bukan bulan," ujarnya, dikutip dari Reuters, Sabtu 28 Maret 2026.
Meski demikian, Rubio mengakui bahwa AS tetap menyiagakan pasukan di kawasan tersebut.
Langkah ini bukan untuk memulai perang darat, melainkan sebagai bentuk antisipasi jika situasi darurat terjadi.
Ia menekankan bahwa tujuan utama Washington masih bisa dicapai tanpa pengerahan pasukan darat secara besar-besaran.
Di sisi lain, kekhawatiran global meningkat seiring potensi gangguan di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.
Rubio bahkan meminta negara-negara Eropa dan Asia yang bergantung pada jalur tersebut untuk ikut berkontribusi menjaga keamanan, sekaligus menegaskan bahwa ketergantungan AS terhadap jalur itu relatif lebih kecil.***

