POJOKSATU.ID - Situasi di Timur Tengah kembali memanas. Baru sehari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat diumumkan.
Sebuah fasilitas kilang minyak di Pulau Lavan dilaporkan menjadi sasaran serangan pada Rabu pagi.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Perusahaan Distribusi dan Penyulingan Minyak Nasional Iran (NIORDC). Dalam keterangannya, insiden terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat.
Baca Juga: Usai Laporkan Rismon ke Bareskrim, JK Yakin Jokowi Punya Ijazah Asli, Tinggal Dilihatkan ke Publik
"Sekitar pukul 10.00 waktu setempat, fasilitas kilang minyak Pulau Lavan menjadi sasaran serangan pengecut oleh musuh," demikian pernyataan perusahaan yang dikutip Kantor Berita Shana.
Pihak perusahaan menyebut serangan tersebut sebagai tindakan agresif dari pihak musuh, meski tidak merinci pelaku di balik insiden tersebut.
Kilang minyak di Pulau Lavan diketahui merupakan salah satu infrastruktur penting dalam sektor energi Iran.
Baca Juga: Fakta di Balik Isu Kenaikan 25 Persen Tunjangan Sertifikasi Guru, Waspada Hoaks
Setelah serangan terjadi, tim pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api yang sempat membesar.
Beruntung, proses evakuasi yang cepat membuat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Serangan ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat hanya sehari sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan dengan Iran.
Kesepakatan tersebut juga mencakup pembukaan akses terbatas di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bahkan telah menegaskan bahwa jalur aman di Selat Hormuz akan dibuka dengan koordinasi ketat bersama angkatan bersenjata Iran.
Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi untuk meredakan ketegangan kawasan.
Selain itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran juga mengonfirmasi bahwa perundingan lanjutan dengan Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Jumat mendatang.
Baca Juga: Perjuangan Guru 3T Berbuah Manis: TPG dan Tunjangan Lainnya Cair Bertahap
Namun, serangan terhadap kilang minyak ini memunculkan kekhawatiran baru.
Banyak pihak menilai insiden tersebut berpotensi mengganggu proses diplomasi yang sedang dibangun, sekaligus menambah ketidakpastian di kawasan yang selama ini rawan konflik.***

