POJOKSATU.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memanfaatkan gencata senjata di Palestina untuk menyalurkan bantuan terutama ke wilayah Gaza.
Gencatan senjata akhirnya terjadi usai konflik bersenjata yang berkepanjangan di Palestina.
Usai memasuki masa gencatan senjata akses pengiriman logistik bantuan ke Palestina khususnya Gaza menjadi lebih mudah setelah sebelumnya nyaris tak ada akses.
Baznas untuk mengirim sebanyak 41 truk kontainer berisi bantuan kemanusiaan Palestina.
Ketua Baznas Noor Achmad menyambut baik gencatan senjata tersebut sehingga Baznas dapat menyiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok bagi masyarakat Palestina di Gaza.
"Alhamdulillah kita sedang menyiapkan paket bantuan untuk rakyat Palestina," kata Noor dalam keterangannya Senin (20/1).
Baca Juga: Menteri ATR Ungkap Pagar Laut Tangerang Punya Sertifikat HGB dan SHM, 254 Bidang Milik Perusahaan
Puluhan truk kontainer bantuan kemanusiaan akan disalurkan Baznas dengan bekerja sama dengan dua lembaga kemanusiaan Mesir, yaitu Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah.
Sebanyak 41 unit truk kontainer yang disiapkan Baznas tersebut mengangkut total 45 ribu karton paket bantuan kemanusiaan.
Diantaranya berisi berbagai kebutuhan pokok, antara lain mi, beras, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, tepung, saus, dan kurma.
30 unit truk kontainer bantuan nantinya akan disalurkand engan bantuan lembaga Bait Zakat Wa As-Shadaqat.
Sementara 11 truk sisanya akan disalurkan melalui Sunnah Al Hayyah.
Ketua Basnaz menyampaikan, bantuan yang disiapkan tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan saja. Tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang. Seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya.
"Baru-baru ini Baznas sudah menandatangani MoU dengan UNRWA, JHCO, dan KHCF. Kami berharap dengan memperluas jaringan kerja sama ini akan mempermudah penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina," ucap Noor.
Hingga saat ini, penerima manfaat dari bantuan yang disalurkan Baznas telah mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Noor bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi bentuk nyata dari dukungan, solidaritas, dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina.***
