POJOKSATU.id, NAMA Aaron Bushnell menjadi sorotan dunia, setelah aksi tentara Amerika Serika (AS) itu menentang genosida di Palestina. Dia membakar dirinya di depan kedutaan Israel di Washington DC.
Aaron Bushnell membakar diri dan merekam aksinya, pada Minggu, 25 Februari 2024 dan dinyatakan meninggal dunia pada Senin waktu setempat, 26 Februari 2024 setelah mengalami kritis.
Dari video yang beredar luas, Aaron Bushnell yang mengenakan seragam tentara AS berjalan dengan membawa satu botol bensin. Sambil berjalan, dia mengatakan tidak akan terlibat dalam genosida di Palestina.
Baca Juga: Benarkan Lee Jae Wook dan Karina Berpacaran, Agensi Sebut Keduanya dalam Tahap Saling Mengenal
Kemudian, dia berhenti di depan gedung kedutaan Israel di Washington DC. Dan, meletakkan ponselnya di arah depan agar bisa merekam aksinya.
Pemuda 25 tahun itu berjalan dan berhenti tepat di depan gerbang kedutaan Israel, lalu dia menyiramkan bensin ke sekujur tubuhnya dan menyalakan mantik atau mancis.
Dia meneriakkan 'Free Palestine' di tengah api menjalar ke tubuhnya berkali-kali. Sementara petugas datang dengan menodongkan senjata kepadanya, sikap yang panen kritikan juga, alih-alih langsung memadamkan api.
Aaron Bushnell diketahui tergabung dalam operasi pertahanan siber dan telah bertugas aktif sejak 2020.
Tak seperti sikap negaranya, tentara angkataran udara itu menentang genosida di Gaza meski secara tragis menghilangkan nyawanya.
Juru bicara Angkatan Udara AS Rose M. Riley mengonfirmasi meninggalnya Aaron Bushnell, pemuda yang lahir di Whitman, Massachusetts.
Sedangkan, kepolisian menyebutkan petugas melakukan pertolongan dengan membawnya ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong setelah dirawat dalam kondisi kritis.
Kepolisian disebutkan sedang menyelidiki kasus ini. Sedangkan video asli Aaron Bushnell saat merekam aksinya membakar diri telah dihapus. Namun, salinannya masih beredar luas di media sosial hari ini.
Baca Juga: KPU Kabupaten Cirebon Gelar Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2024
Dilansir dari USAToday, Selasa, 27 Februari 2024, pihak Angkatan Udara mengkonfirmasi bahwa Bushnell adalah anggota tugas aktif Skuadron Dukungan Intelijen 531 di Pangkalan Gabungan San Antonio Lackland, Texas, sejak 2020.
Kolonel Angkatan Udara A.S. Celina Noyes, komandan 70th Intelligence, Surveillance, Reconnaissance Wing, menyampaikan duka atas meninggalnya Bushnell.
“Ketika tragedi seperti ini terjadi, setiap anggota Angkatan Udara merasakannya. Kami menyampaikan simpati terdalam kami kepada keluarga dan teman-teman Penerbang Senior Bushnell," ujarnya.
Baca Juga: Beda Nasib Djarot Saiful Hidayat dan Istrinya, Satu Melenggang ke Senayan, Satu Lagi Gagal
"Pikiran dan doa kami menyertai mereka, dan kami meminta Anda menghormati privasi mereka selama masa sulit ini," ungkapnya.
Seperti diketahui, serangan tentara Israel terus berlanjut di Gaza dan daerah lain di Palestina. Seruan gencatan senjata permanen selalu gagal, karena AS menentang dengan hak veto dalam sidang PBB. ***
