POJOKSATU.ID- Tidak gemoy seperti dulu, sosok Prabowo Subianto Muda ternyata pernah menggampar prajurit Amerika saat masih berseragam loreng
Prabowo yang kerap tampil gagah tegas dan berani, bahkan dirinya sendiri pernah menggampar salah seorang prajurit Delta Force Amerika Serikat hingga tersungkur.
Untuk membebaskan sandera di Mapenduma, Mabes TNI menggelar satgas. Komandan Jenderal Kopassus Brigjen Prabowo Subianto ditunjuk menjadi komandan. Tim Kopassus yang dikerahkan berasal dari Grup 5 Antiteror.
Baca Juga: Maruarar Sirait Pasti Dukung Prabowo-Gibran, Tak Mungkin ke Anies, Ini Kata Nusron Wahid
Selain itu, ada pasukan Batalyon Lintas Udara Kostrad 330 dan pasukan penjejak yang terdiri dari putra-putra Irian milik Kodam Cendrawasih.
Saat itu Amerika menawarkan bantuan ke Kopassus untuk ikut dalam Operasi Pembebasan Sandera Tim Lorentz di Mapenduma, Papua.
Salah satu yang ikut serta dalam Tim Amerika adalah seorang Perwira menengah bernama Letkol Green.
Baca Juga: Apa yang Bikin VOC Bangkrut Sampai Dominasinya di Indonesia Hancur dan Digantikan Pemerintah Belanda?
operasi itu terjadi tahun 1996 silam, Letkol Green pasukan elite Delta Force America yang ikut ambil bagian dalam operasi mengatakan "misi itu sulit untuk dijalankan, hanya James Bond yang bisa membebaskan", jelas Letkol Green.
Mendengarnya dan tak terima atas perkataan yang terkesan merendahkan pasukannya, Prabowo yang memimpin Kopassus kala itu, kemudian mendatangi Green dan menggamparnya hingga tersungkur.
Jika kamu meremehkan negara dan pasukan saya, saya bisa menembak kepalamu, kami mengusir penjajah hanya dengan bambu runcing.
Baca Juga: Dua PL Asal Purwakarta Meninggal Ditempat Hiburan Malam, Karaokean Orange Kebakaran Enam PL Meregang Nyawa
Kami adalah bangsa yang besar. Jika kamu tidak suka, sekarang juga kamu angkat kaki dari negara saya Bentak Prabowo. ***
