POJOKSATU.id - Di tengah riuhnya riwayat yang terukir di tepi jalan, Desa Tukum kembali menorehkan pencapaian bersejarah, terutama di sepanjang Jalan Sariwangi, Lumajang.
Keputusan yang diambil oleh penduduk lingkungan RT 006 Pandansari, dengan dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat, untuk membangun sebuah gapura, telah menambahkan babak baru dalam narasi sejarah lokal yang begitu kaya.
Meskipun gapura sudah berdiri kokoh di RT 003 dan RT 004, namun kebutuhan akan simbol persatuan semakin nyata.
Mengingat RT 006 Pandansari yang berbatasan langsung dengan dusun Pandanwangi.
Baca Juga: Menghadapi Bulan Ramadhan, Pemkot Banda Aceh Gelar Program Pasar Murah
Dengan hanya dipisahkan oleh jalan dan keberadaan SD Negeri Tukum 02, semangat untuk menggalang persatuan semakin terasa kuat.
"Moment ini sangat bersejarah bagi kami, warga Pandansari dan Pandanwangi, untuk bersatu dalam semangat yang sama," ungkap Kepala Dusun Pandansari.
Agus menyatakan, Jalan Sariwangi bukanlah sekadar jalur penghubung antardusun.
Sejarah panjang masyarakat Desa Denok dan sekitarnya telah memberikan warna tersendiri bagi Jalan Sariwangi.
Baca Juga: Waspada Berkendara Sepeda Motor di Jalanan Licin Saat Hujan Mulai Turun
Selain itu, jalan ini menjadi akses utama menuju Jalan Makam Tukum Lor, memberikan nilai historis yang sangat berarti bagi penduduk desa.
“Farid Wazdi adalah inisiator yang memberi nama jalan dan Gapura Sariwangi, dengan menggabungkan kata terakhir dari kedua dusun, yaitu pandanSARI dan PandanWANGI,” terangnya.
Sementara itu, Ketua RW 002 Dusun Pandansari, Moh. Syaiful Rizal, menambahkan bahwa pembangunan gapura melibatkan kerja sama erat antara warga Pandansari dan Pandanwangi.
Dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan, partisipasi aktif dari seluruh masyarakat setempat telah membuahkan hasil yang memuaskan.
Lebih dari sekadar lambang fisik, Gapura Sariwangi memiliki makna yang jauh lebih dalam.
Masyarakat merefleksikan semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai fondasi dalam membangun komunitas yang kokoh.
“Penamaan Jalan dan Gapura Sariwangi diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2022 lalu".
"Langkah ini menjadi momentum penting dalam menjaga dan mewarisi kearifan lokal serta semangat persatuan di tengah arus modernisasi yang terus bergerak,” tambahnya.***
