POJOKSATU.id, JAKARTA— Semasa Presiden Soeharto berkuasa selama 32 tahun, setiap lima tahun sekali dilakukan pergantian wakil presiden atau wapres. Tidak ada yang menjabat sampai 10 tahun.

Berikut nama-nama Wapres yang menjabat semasa Presiden Soeharto berkuasa sejak tahun 1973 hingga 1998.

1.Wakil Presiden Sri Sultan Hamengkubuwana IX (1973-1978). Lahir Yogyakarta.

2. Wakil Presiden H Adam Malik Batubara (1978-1983). Lahir Pematangsiantar, Sumut.

Baca Juga: Wabup Madina dan Sekda Alamulhaq Daulay Diperiksa Poldasu Terkait Dugaan Suap PPPK Guru 2023

3.Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah (1983-1988). Lahir Situraja, Sumedang, Jawa Barat.

4.Wakil Presiden Sudharmono (1988–1993). Lahir Cerme, Gresik, Jawa Timur.

5. Wakil Presiden Try Sutrisno (1993-1998). Lahir Surabaya, Jawa Timur.

6. Wakil Presiden BJ Habibie (14 Maret 1998 – 21 Mei 1998). Lahir Pare-Pare, Sulsel.

Baca Juga: Di Hadapan Tukang Bakso, Prabowo Sebut Banyak Orang Kaya Kerjanya Maling, Pinternya Nyolong

Cara Soeharto Memilih Wapres

Di era Orde Baru (1967-1998), pemilihan presiden Indonesia dilakukan melalui MPR, dengan Soeharto sebagai calon tunggal.

Sebelum sidang umum MPR tahun 1983, Soeharto membuka isu pemilihan wakil presiden kepada TNI dan Golkar.

Partai politik pada masa itu hanya memberi saran, dan Soeharto menunjuk Panitia Lima (perwakilan TNI dan Golkar) untuk menilai calon.***