POJOKSATU.id - Masjid Keramat Koto Tuo yang terletak di Desa Kototuo, Pulau Tengah, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi merupakan masjid tertua di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Masjid Keramat Koto Tuo dibangun pada tahun 1785 dan memiliki arsitektur megah serta unik.

Masjid ini memiliki atap tumpang dengan interior didominasi kayu dengan hiasan berupa ukiran sulur-suluran dan geometris.

Pada bagian dalam masjid ditopang dengan 25 buah tiang kayu yang berbentuk segi delapan dan berhias motif tumpal.

Satu tiang sakaguru dikelilingi dua kelopak tiang yang masing-masing berjumlah 4 dan 20 buah tiang.

Masjid Koto Tuo dikenal sebagai Masjid Keramat karena masjid selalu dapat terhindar dari bencana.

Baca Juga: Kisah Keajaiban MEMAAFKAN, Keteladanan Rasulullah SAW Hadapi Tsumamah bin Utsal, Tidak Menyimpan DENDAM dan Selalu Mendoakan Mereka Dapat HIDAYAH

Mulai dari kebakaran pada tahun 1903 akibat dibakar serdadu kumpeni Belanda hingga gempa bumi Dahsyat di tahun 1942 yang menghancurkan bangunan sekitar masjid, namun masjid masih tetap berdiri kokoh.

"Kalau masalah kebakaran di Masjid Keramat ini juga memang pernah terjadi. Di sekelilingnya itu kebakaran mengakibatkan seluruh sekeliling Masjid Keramat itu hangus terbakar kecuali Masjid Keramat ini yang masih utuh itu fotonya pun masih ada," cerita Sumarlin, pengurus masjid.

Selain peristiwa kebakaran, Masjid Keramat juga selamat dari bencana letusan Gunung Krakatau.

"Tahun 1883 pernah terjadi gempa Gunung Krakatau yang Alhamdulillah sampai di sini akibatnya juga aman, kemudian tahun 1906 juga terjadi gempa terbesar di Kerinci itu mengakibatkan daerah Kototuo itu habis tapi masjid tetap aman," lanjutnya.

Masjid Keramat Kototuo hanya pernah mengalami sedikit kerusakan di bagian belakang masjid yang patah akibat gempa tahun 1995.

Masjid pun masih tampak megah meski sudah mulai terlihat termakan usia.

Kini Masjid Keramat juga termasuk dalam cagar budaya Indonesia yang dilindung.***