POJOKSATU.id - Ada banyak pemimpin negara yang terkenal. Ada yang terkenal karena perjuangannya memberantas sistem yang toksik, ada yang terkenal karena gaya hidup hedon, dan juga terkenal karena memiliki masa jabatan yang panjang.
Biasanya, masa jabatan pemimpin di suatu negara hanya 4 sampai 5 tahun. Akan tetapi, sosok yang akan disebutkan di bawah ini memiliki masa jabatan yang melampaui normalnya.
Kekuasaan mereka seolah absolut pada saat itu. Bukan tidak ada yang mengingatkan, tetapi setiap suara-suara kritik tidak bersambut dengan baik. Seperti itulah sejarah mencatatnya.
Baca Juga: Hafidin Royan, Pahlawan Reformasi 1998, Tewas Ditembak Saat Kerusuhan di Kampus Trisakti
Atau, bisa jadi rakyat mereka memang sangat mencintai pemimpinnya. Terkadang, figur tunggal dengan karakter yang kuat amat diperlukan oleh suatu negara dalam melawan pengaruh asing yang membawa dampak buruk.
Siapa saja mereka? Mari kita simak satu per satu
1. Kim Il-sung, Korea Utara
Kim Il-sung menjabat sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara sejak 9 September 1948.
Dia pun turun dari jabatan itu pada 8 Juli 1994 atau selama 45 tahun, 303 hari.
Jabatan pemimpin tertinggi Korea Utara pun diteruskan kepada putranya yaitu Kim Jong-il.
Sekarang pemimpin Korea Utara adalah cucunya, yaitu Kim Jong-un.
2. Muammar Gaddafi, Libya
Muamar Gaddafi dikenal sebagai pribadi yang eksentrik dan flamboyan. Dia merebut kekuasaan sewaktu masih berpangkat kolonel.
Gaddafi mulai menjabat sebagai pemimpin Libya pada 1 September 1969 dan harus berakhir karena invasi Amerika Serikat di negara itu.
Baca Juga: Pengaruh Soekarno Mulai Dikikis Soeharto dengan Berbagai Cara, Termasuk Penahanan di Wisma Yaso
Selama menjabat, Gaddafi mencoba membuat perubahan besar di Afrika lewat pendirian Uni Afrika.
3. Soeharto, Indonesia
Tak lama setelah G30S PKI, Soeharto menjadi salah satu jenderal yang gemilang. Negara dalam keadaan darurat dan butuh segera pemimpin.
Sementara Soekarno saat itu sudah di ujung tanduk kepemimpinannya. Lewat Surat Perintah Sebelas Maret menjadi momentum Soeharto untuk melanjutkan tampuk kepemimpinan Indonesia.
Dia menjadi presiden Indonesia selama 32 tahun, mulai tahun 1967 sampai 1998. Terakhir, dia mengudurkan diri karena desakan masyarakat Indonesia sudah tidak terbendung lagi untuk mereformasi pemerintahan.
4. Fidel Castro, presiden Kuba
Dia menjabat selama 31 tahun. Fidel Castro mulai memimpin Kuba sejak 1976. Sebelumnya dia menjabat sebagai perdana menteri selama 27 tahun.
Fidel Castro sebelumnyamerupakan pemimpin kelompok revolusioner bersama dengan Raul Castro (adik) dan Che Guevara.
Lewat gerakan itu dia berhasil menggulingkan Pemerintahan Batista pada 1959. Setelah itu dia menjabat sebagai perdana menteri.
Baca Juga: Soeharto Pernah Buat Ribuan Orang Terdiam Seketika dengan Satu Kalimat Ini
Meski mendapat perlawanan sengit dari Amerika Serikat, tetapi Fidel Castro selalu bisa menggagalkannya.
5. Josip Broz Tito, Yugoslavia
Dia menjabat mulai 14 Januari 1953 hingga ajal menjemput pada 4 Mei 1980. Praktis dia memimpin negara yang sudah tidak ada lagi saat ini selama 27 tahun, 111 hari.
Josip Broz Tito berjasa dalam mengintegrasi perbedaan etnis dan politik ke dalam satu negara bernama Yugoslavia.
Meskipun, pada tahun 1990-an sejumlah negara memisahkan diri dari Yugoslavia membentuk negara lain yang kita kenal dengan Slovania, Kroasia, Serbia, Montenegro, Bosnia dan Herzegovina, serta Macedonia.
Demikian daftar pemimpin negara dengan masa jabatan terlama. Apakah masa jabatan yang lama itu sesuai dengan banyaknya pembangunan pada era mereka?***

