POJOKSATU.id - Mantan personel grup One Direction, Zayn Malik, resmi membatalkan seluruh jadwal tur Amerika Serikat 2026 untuk album terbarunya 'Konnakol'.
Keputusan ini diambil setelah Zayn Malik sempat dirawat di rumah sakit akibat penyakit yang tidak diungkapkan ke publik.
Meski membatalkan tur di AS, sejumlah jadwal konser di Inggris dan Meksiko yang digelar lebih awal masih tetap tersedia dan belum dibatalkan.
Zayn pun menyampaikan langsung kondisi terkininya kepada para penggemar melalui Instagram Story-nya, pada 2 Mei 2026.
Baca Juga: Universitas Bunda Mulia, Kampus Unggul 39 Tahun yang Siapkan Mahasiswa Siap Terjun ke Dunia Industri
Dalam pesannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus memastikan kondisinya mulai membaik:
“Untuk para penggemarku: Terima kasih banyak atas semua dukungan dan cinta yang kalian berikan kepada saya atas perilisan album ini, dan yang lebih penting atas cinta, doa, serta harapan baik kalian untuk kesehatan saya," tulisnya.
"Saya merasakannya, dan itu sangat berarti bagi saya. Saya sedang berada di rumah untuk pemulihan, dan kondisi saya baik serta akan menjadi lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya," sambungnya.
Mantan suami Gigi Hadid ini juga menjelaskan bahwa ia harus menyesuaikan jadwal tur ke depan demi fokus pada pemulihan.
Baca Juga: Ketua IPM Beberkan Oknum Anggota TNI Polri Diduga Backing Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal
“Saya harus meninjau kembali jadwal saya untuk beberapa bulan ke depan dan harus mengurangi jumlah pertunjukan dalam tur 'KONNAKOL'. Saya ingin memastikan tetap bisa tampil dan bertemu dengan sebanyak mungkin dari kalian," jelasnya.
"Saya sangat menantikan untuk tampil di konser-konser ini untuk kalian, dan berharap bisa segera bertemu dengan yang lainnya di seluruh dunia. Salam cinta, Z," ungkapnya.
Sebelumnya, residensi Zayn di Las Vegas sempat mendapat sambutan hangat dari penggemar. Namun, penjualan tiket untuk tur AS dilaporkan tidak terlalu kuat jika dilihat dari peta kursi di Ticketmaster.
Selain itu, jadwal konser di Dublin dan Birmingham juga ikut dibatalkan.
Di tengah situasi tersebut, pihak keluarga meminta penggemar untuk tetap tenang dan tidak lagi mengirim bunga.
Pasalnya, toko bunga lokal kewalahan menerima pesanan. Sebagai alternatif, dukungan diarahkan dalam bentuk donasi ke Palestine Project.
Sepupu Zayn, Sasha Malik, turut memberikan klarifikasi bahwa permintaan tersebut murni karena kendala logistik, bukan berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan sang penyanyi.
Dia juga menegaskan bahwa pengiriman bunga sebelumnya berkaitan dengan kegiatan penggalangan dana selama Ramadan.
Baca Juga: BCA Umumkan 8 Finalis Genera-Z Berbakti 2026 untuk Adu Gagasan di Hadapan 3 Panelis
Zayn Malik sendiri sempat membatalkan acara listening album dan sesi tanya jawab di Kingston, Inggris, pada 13 April setelah mengungkapkan dirinya dirawat di rumah sakit.
Dia mengaku kecewa tidak bisa bertemu penggemar, namun tetap berterima kasih atas pengertian dan dukungan yang diberikan. ***

