POJOKSATU.id - Kim Taehyung atau V BTS secara mengejutkan mengunggah perasaan kecewanya yang terseret dalam kasus Min Hee Jin versus HYBE.
Lewat postingan Story Instagram-nya, Jumat, 20 Februari 2026, V BTS mengunggah potongan pemberitaan tentang chat dirinya yang dijadikan bukti di persidangan.
V pun menegaskan, Min Hee Jin tidak pernah meminta izin ke dirinya untuk menjadikan chat mereka sebagai bukti di pengadilan.
Chat itu berisi, percakapan V dengan mantan CEO ADOR itu tentang dugaan grup ILLIT melakukan plagiarisme terhadap NewJeans.
Baca Juga: Trailer “Toy Story 5” Resmi Dirilis, Angkat Isu Anak dan Ketergantungan Gadget
V mengakui dia menyebut memang ada kemiripan, namun itu hanya chat biasa antara orang yang dia kenal. Dan, sama sekali tak menyangka chat itu dijadikan salah satu bukti atau senjata Min Hee Jin melawan HYBE.
"Itu adalah bagian dari percakapan pribadi yang saya lakukan dengan rasa simpati/empati karena dia adalah seseorang yang saya kenal. Saya tidak memiliki niat untuk memihak pihak manapun," tegasnya.
"Namun, saya sangat terkejut (kecewa) bahwa percakapan tersebut diajukan sebagai bukti tanpa persetujuan saya," pungkasnya.
Bocornya chat V dijadikan bukti Min Hee Jin diduga dilakukan seiring dengan banding yang dilakukan HYBE, karena kalah di pengadilan.
Baca Juga: Idol K-Pop Pria Ternama Dikabarkan Miliki Anak di Luar Nikah, Netizen Heboh Menebak Sosok Tersebut
Namun, tidak ada yang menyangka V bakal bersuara sendiri dan mengklarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat dan murni 'diseret' dalam kasus ini.
Minggu lalu, pengadilan menolak sebagian besar gugatan HYBE.
K-media melaporkan berdasarkan salinan putusan tingkat pertama yang diperoleh hari ini, majelis hakim (Divisi Perdata 31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul, Ketua Majelis Nam In Soo) lebih dulu menyoroti bahwa HYBE-lah yang memunculkan konflik ke ruang publik.
Majelis menyatakan bahwa email protes dari pihak Min Hee Jin tertanggal 3 April 2024 dan 16 April 2024 masih berada dalam ranah internal.
Namun, konflik tersebut menjadi terbuka ke publik melalui artikel eksklusif tertanggal 22 April 2024. Konferensi pers Min Hee Jin pada hari yang sama dinilai sebagai bentuk penggunaan hak jawab.
Majelis juga menyatakan bahwa meskipun HYBE mengklaim Min Hee Jin berupaya menjual saham ADOR dengan harga rendah dengan memanfaatkan dukungan anggota NewJeans, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa HYBE telah lebih dulu mengetahui dan mengambil langkah yang tepat untuk mencegah hal tersebut.
Pengadilan mencatat bahwa penurunan harga saham HYBE berkaitan dengan strategi media tersebut. Pada 22 April 2024, harga penutupan saham HYBE turun cukup tajam sebesar 7,8 persen.
Terkait klaim bahwa Min Hee Jin mencoba merebut kendali manajemen, pengadilan menyatakan bahwa meskipun ada upaya untuk mencari cara memperlemah dominasi HYBE dan menjadikan ADOR lebih independen, hal itu bersifat hipotetis dan bergantung pada kegagalan negosiasi revisi perjanjian pemegang saham serta asumsi persetujuan HYBE setelah pelaksanaan opsi jual (put option) pada 2025.
Upaya eksplorasi tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap perjanjian.
Tuduhan bahwa Min Hee Jin berupaya “membawa kabur” NewJeans juga ditolak.
Pengadilan menilai tindakan tersebut masih berada dalam ruang diskresi manajemen yang diperbolehkan dan tidak otomatis menimbulkan tanggung jawab ganti rugi terhadap perusahaan.
Pengadilan juga menilai tuduhan Min Hee Jin bahwa ILLIT meniru NewJeans sebagai bentuk opini yang sah.
Pernyataan tersebut tidak merujuk pada elemen konkret tertentu, melainkan pada kesan keseluruhan yang dianggap serupa, sehingga dinilai sebagai opini atau penilaian nilai, bukan pernyataan fakta.
Isi percakapan KakaoTalk antara anggota BTS, V, dan Min Hee Jin juga diterima sebagai bukti. Dalam pesan tersebut, V menyebut bahwa isu plagiarisme sering muncul dan ia juga merasa ada kemiripan. Selain itu, fakta bahwa produser debut ILLIT adalah Chairman HYBE, Bang Si Hyuk, juga diakui.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu Dibagi 2 Klaster, Tendik Cuma Rp 1 Juta per Bulan, Guru Berapa?
Sebagai hasil putusan ini, HYBE diwajibkan membayar 25,6 miliar won kepada Min Hee Jin dan pihak terkait sebagai harga pembelian saham. Dan, HYBE resmi melakukan banding atas putusan ini. ***

