POJOKSATU.id, AKTRIS Dian Sastro punya pengalaman tak terlupakan dengan sosok Rocky Gerung yang pernah jadi dosen pembimbingnya saat berkampus di Universitas Indonesia (UI), jurusan Ilmu Filsafat.

Dian Sastro mengungkapkan Rocky Gerung itu adalah dosen yang benar-benar galak, bertemu dengan pria yang kerap mengkritisi pemerintah itu ibarat mimpi buruk atau nightmare.

"Itu nightmare setiap kali gua bimbingan sama dia. Gua setiap kali bimbingan malas, galak banget, galak parah. Lu lihat dia (Rocky Gerung) ngeroasting siapa gimana, lu kebayang jadi mahasiswanya diroasting tiap hari sama dia," ujar Dian Sastro di YouTube Denny Sumargo, Kamis, 14 Maret 2024.

Baca Juga: Kritik Hotman Paris Tangani Kasus Aden Wong Vs Amy BMJ, Alvin Lim : Lawyer Bukan Orang yang Tepat, Mereka Butuh Mediator

Meski paham, apa yang diterapkan terhadap mahasiswa adalah ciri khas seorang dosen, namun Dian tetap merasa Rocky Gerung kelewat tegas.

"Memang itu cara dia ngajar kali ya, dia pengen kita bangus, kalau lu ketahuan ngarang bebas. Lu disuruh baca buku yang jadi PR lu, terus lu ketahuan enggak baca, sok ngarang-ngarang, habis, dan dia tahu, habis. Jadi mendingan baca daripada enggak lulus," jelasnya.

Dian Sastro pun memilih begadang dengan membaca buku daripada kena marah Rocky Gerung. "Gua menghadapi Rocky Gerung enggak enak banget, maaf ya pak, gua sering banget kena 'goreng', ya gitu dah," sebutnya.

Baca Juga: Komentar MUA Bennu Sorumba Kuatkan Kabar Syahrini Hamil

Meski berlabel artis, perempuan 41 tahun itu menegaskan tak pernah mendapatkan perlakuan beda dari Rocky Gerung.

"Kalau di kelas dia, gua bukan siapa-siapa, sama semua. Jadi dia enggak ada perlakuan khusus, memang harus belajar, harus ngerjain PR," tegasnya.

Pemeran Cinta di film 'Ada Apa dengan Cinta' ini menyebutkan Rocky Gerung memang sosok yang pintar.

"Lu kalau mau lulus, lewati kelas dia, harus dapat, harus belajar banget, susah," timpal Pemeran Wanita Utama Terbaik di Festival Film Indonesia tahun 2004 itu.

Baca Juga: Anggita Sari Umumkan Kehamilannya, Usia Kandungan Memasuki 12 Minggu

Dia menjelaskan di kelas filsafat, mahasiswa diwajibkan membuat paper, dan saat pemaparan harus jelas dan menguasai isi.

"Lu harus cerita dan argumentasi di depan teman-teman lu, kalau lu enggak menguasai paper lu dan enggak punya kesimpulan yang out of the box, yang orisinil, terlalu sama, mirip sama yang udah, (Rocky bilang) 'ngapain lu ngabisin waktu gua'," kenangnya.

Pun dengan segala pengalaman itu, Dian Sastro sangat bersyukur bisa menjalani semua dan lulus dari Rocky Gerung.

"Gua bersyukur gua ngelewati itu, karena walau enggak enak banget dan susah banget, gua jadi terlatih kalau ngomongin sesuatu yang original yang ada urgensitas, kalau enggak enggak usah komentar. Gua sudah alhamdulilah lulus," bebernya.

Baca Juga: Usai Umumkan Waseda Boys Bubar, Tiga Sahabatnya Pulang ke Jepang, Jerome Polin : Ditinggal Emang Sesakit Itu

Seperti diketahui, Dian Sastro merupakan alumni Ilmu Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (2007) dan tahun 2014 lulus dari program pascasarjana Manajemen UI. ***