POJOKSATU.id, ULAMA nyentrik Gus Miftah mendulang pro dan kontra usai mengucapkan 'Selamat Natal' pada 25 Desember 2023 lalu di laman Threads Instagram-nya. Statusnya sebagai ustaz membuat publik mempertanyakannya.
"Selamat natal untuk sahabat-sahabat kristiani, rayakan Natalmu dengan suka cita, sebagaimana aku merayakan Idul fithri dengan bahagia dan suka cita," tulis Gus Miftah.
Gus Miftah menyebutkan dirinya mendorong umat kristiani untuk beribadah di gereja supaya menjadi Nasrani yang baik.
Baca Juga: Kaget Pertama Kali Masuk HYBE, IU Puji Mewahnya Gedung Perusahaan Label yang Dirintis BTS Itu
"Kalau orang Nasrani nya baik, umat Islam-nya aman. Saya mendorong umat Islam untuk beribadah dimasjid supaya menjadi muslim yang baik. Kalau muslimnya baik, orang Kristennya aman. Muslimnya baik, Nasraninya baik, semua umat baik, Indonesia pasti baik dan aman," jelasnya.
Tak lama kemudian, Gus Miftah menuliskan betapa dirinya dicap kafir usai membuat threads itu.
"Katanya ustaz Kok mengucapkan selamat natal. Dasar Ustaz goblok, enggak pantas dipanggil ustaz, kafir lo. Iya saya goblok, iya enggak usah panggil saya ustaz," tulisnya.
Baca Juga: Imbas Jadi Bintang Iklan McDonalds, Doyoung NCT Kehilangan Setengah Juta Follower Instagram
Dia pun santai menanggapinya, dan siap bersyahadat lagi karena dianggap sudah tak Islam lagi gegara mengucapkan 'Selamat Natal'.
"Kafir lo, ya udah saya syahadat lagi. Oh ya, sejak kapan ada panitia pengkafiran? Serius nanya," sambungnya.
Dan, Selasa, 27 Desember 2023, Gus Miftah kembali menanggapi hal ini. Dia mengunggah postingan bule yang ingin mualaf lewat dirinya.
"Ustaz kok menyucapkan natal. Ustaz kok ceramah di gereja. Kafir lo! Beliau ini namanya Remigius, berusia 64 tahun Berkebangsaan Polandia. Bekerja di salah satu perusahaan besar di southampton Inggris," ungkapnya.
Dan, tepat tanggal 25 Desember Remigius menjemput hidayah dengan membaca kalimat syahadat di Ponpes Ora Aji milik Gus Miftah setelah menempuh perjalanan panjang Inggris-Indonesia.
"Saya tanya kenapa jauh-jauh terbang dari Inggris untuk masuk Islam melalui saya? Beliau menjawab cara beragama anda asyik dan unik. Maha Suci Allah dengan segala firman Nya," jelasnya.
Dia mengatakan di saat banyak orang yang dimualafkannya, malah dikafirkan oleh sesama muslim.
"Saya sudah lupa sudah berapa orang yang minta dituntun membaca dua kalimat syahadat, anehnya di saat banyak orang minta di-Islam-kan melalui saya. Tapi saya justru banyak dikafir-kafirkan kan oleh saudara seagama saya," pungkas Gus Miftah. ***


