POJOKSATU.id — Trailer terbaru untuk dokumenter Bowie: The Final Act akhirnya dilepas ke publik dan langsung menyita perhatian para pecinta musik di seluruh dunia.
Dogwoof mengonfirmasi bahwa film ini akan hadir di bioskop Inggris mulai akhir Desember hingga Januari 2026, bertepatan dengan sepuluh tahun kepergian David Bowie.
Dokumenter ini mengajak penonton menelusuri kembali langkah terakhir Bowie dalam bermusik, khususnya bagaimana ia meramu pengalaman hidup, pergulatan dengan kematian, dan kekuatan kreativitasnya menjadi mahakarya penuh emosi, yaitu Blackstar.
Baca Juga: Kebakaran Landa Ruko Perkantoran di Cempaka Baru, Jakarta Pusat: 20 Korban Dikabarkan Meninggal
Album tersebut dirilis pada 2016, hanya dua hari sebelum ia meninggal dunia.
Selama karier panjangnya, Bowie dikenal sebagai sosok yang tak pernah berhenti berubah. Ia bukan sekadar musisi—ia adalah simbol metamorfosis.
Dari glam rock, eksperimen rock, musik elektronik hingga sentuhan jazz kontemporer, Bowie selalu berhasil beradaptasi tanpa kehilangan aura uniknya.
Baca Juga: Tragedi Mencekam Kemayoran Diperkirakan 20 Nyawa Melayang dalam Sekejap di Gedung Terra Drone
Menjelang akhir hidupnya, ia justru memasuki fase kebangkitan artistik yang jauh lebih intim dan mendalam.
Dokumenter ini juga disebut menjadi pasangan yang pas untuk Moonage Daydream.
Jika film sebelumnya memperlihatkan perjalanan artistik Bowie secara luas, The Final Act fokus pada bagian paling filosofis dari hidupnya.
Bagaimana ia merangkai karya terakhir untuk menutup perjalanan panjang kariernya.
Baca Juga: Update Kebakaran Ruko Terra Drone, Petugas Akui Kesulitan Evakuasi 20 Jenazah dari Lantai 7
Dogwoof menyampaikan, “Berlatar bertepatan dengan peringatan 10 tahun wafatnya David Bowie (Januari 2026), film ini menggambarkan bagaimana fase terakhir hidup Bowie menjadi momen kebangkitan, yang memuncak pada Blackstar, album transformatif yang mendefinisikan kembali warisannya serta menghadirkan metafora mendalam tentang hidup, kematian, dan kekuatan kreativitasnya.”
Penonton juga akan diajak menyaksikan kembali perjalanan Bowie sejak tantangan karier di akhir 90-an.
Kebangkitannya melalui penampilan epik di panggung utama Glastonbury saat pergantian milenium, hingga proses penciptaan Blackstar yang menjadi karya penutup salah satu seniman paling berpengaruh di dunia.
Baca Juga: Update Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, 20 Tewas, 15 Wanita Termasuk Ibu Hamil
Dengan memadukan arsip langka, wawancara mendalam, serta narasi yang dibimbing oleh suara dan musik Bowie sendiri, dokumenter ini diklaim memberi perspektif baru tentang sosok yang sepanjang hidupnya selalu menolak batasan.
Ia sering dianggap sebagai figur Lazarus masa kini—bangkit, berubah, lalu meninggalkan warisan yang membuat dunia terus bertanya-tanya sekaligus terpukau.
Film ini disutradarai oleh Jonathan Stiasny, pembuat dokumenter asal Inggris yang sebelumnya mengerjakan berbagai serial seperti Cops Like Us, In the Footsteps of Killers, Dispatches, dan Critical: Between Life and Death.
Diproduseri Daniel Hall dan digarap oleh Rogan Productions, karya ini dijadwalkan tayang perdana pada 26 Desember 2025 di Inggris.
Informasi lebih lengkap mengenai penayangan atau materi resmi film bisa diakses melalui situs Dogwoof.***


