POJOKSATU.id, YOUTUBER Indah G dan komika Coki Pardede kembali membuat kontroversi. Kali ini, keduanya panen hujatan setelah menertawakan aksi boikot salah satu brand yang masuk daftar pendukung Israel, Starbucks.
Ini setelah potongan Podcast Indah G dan Coki Pardede viral di media sosial. Sejatinya perbincangan keduanya dengan tema 'Wokeness, Cancel Culture, Religion vs Science & Boycotting Coffee' rilis pada tiga bulan lalu di YouTube Indah.
Namun, viral kembali sejak Sabtu, 27 Juli 2024. Terutama, menyoroti bagaimana Indah G tertawa terbahak-bahak ketika menyinggung pemboikotan Starbucks.
Awalnya, Coki mengungkapkan bahwa tidak ada bukti sejarah bahwa konflik bisa menghentikan perang.
Baca Juga: Viral, Laudya Cynthia Bella Dirumorkan Menikah Lagi dan Jadi Istri Ketiha Ustaz Nurul Dzikri
"Ngomong konflik, tidak usah kita sebut konfliknya. Banyak orang bersimpati pada konflik tersebut, sehingga mereka rasa dengan boikot produk tertentu bisa menghentikan konflik tersebut. Dalam sejarah tidak ada perang berhenti karena kopi boikot," ujarnya.
Mendengar ucapan Coki, Indah G meresponnya dengan tertawa terbahak-bahak. Diapun membenarkan pernyataan Coki.
"Kalau memang boikot bisa menghentikan perang, perang dunia pertama itu enggak ada, perang Irak tidak ada," sambung Coki.
Di sisi lain, Coki mengatakan tidak boleh marah pada orang yang melakukan aksi boikot. "Itu karena kefrustasian dunia yang tidak adik. Sehingga gua enggak pernah marah jika ada orang yang melakukan itu untuk menghentikan. Apakah itu true? Itu mungkin sama kayak kita mau buang air besar kita taruk batu di kantong," jelasnya.
Baca Juga: Denny Sumargo dan Olivia Dianugerahi Bayi Perempuan, Sempat Pasrah Tidak Punya Keturunan
Dan, lagi-lagi Indah G meresponnya dengan tertawa terbahak-bahak.
"Apakah kamu masih minum Starbucks?," tanya Indah ke Coki.
"Almost everyday (hampir setiap hari)," jawab Coki sambal tertawa.
Banyak komentar kritikan tajam di YouTube Indah. Bahkan, di TikTok banyak yang me-react dan memberikan pandangan soal Indah dan Coki.
Salah satunya TikToker Raffi Mulya. "Lima sampai sepuluh menit gua ulang video ini gua masih heran, kenapa Indah G ketawa segitu kerasnya, karena gua enggak lihat lucunya," sebutnya.
"Kita kan jadi mempertanyakan empatinya. Dari dulu, karena dari dulupun, ada satu video yang dia mengadukkan masalah Papua sama Palestina," sambungnya.
Perihal Sturbucks dan boikot, Raffi mengatakan sebagai orang yang ikut barisan memboikot. "Karena gua kebalikannya Bang Coki, gua rela untuk menahan untuk enggak membeli produk boikot, adalah hal yang mudah, dibandingkan apa yang dirasakan saudara-siadara kita di Palestina, dan gua sama sekali enggak merasa kesusahan, kopi enak masih ada opsi lain buat gua," tuturnya.
Dia juga menyebut Coki keliru soal pernyataan boikot tidak pernah berdampak.
"Karena secara history ada aksi boikot yang berhasil. Tahun, 1965 pada anggur Delano, 1977 kepada Nestle, 1986 pada Shell, 1955 pada bus Mongomery. Karena at the end semua soal uang dan bisnis," tegasnya.
"Sederhananya lu punya anak, anak lu sering bolos sekolah, terus lu ancam 'ya udah nanti papa enggak mau kasih bulanan ya, bisa rajin sekolah dia'," sambungnya.
Raffi mengatakan terbilang santai dengan orang-orang yang tidak melakukan boikot. "Karena PR kita edukasi soal isu ini. Tapi untuk bercandain, ketawa-ketawain isu ini, itu sudah nirempati an egois aja sih," pungkasnya. ***

