POJOKSATU.id, PRESENTER Raffi Ahmad menyampaikan permintaan maaf usai terindikasi melakukan pelanggaran saat mengisi siaran Ramadhan di Trans TV.

Raffi Ahmad meminta maaf setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegur acara tersebut, dimana suami Nagita Slavina diduga tak sengaja melakukan kekerasan fisik dan verbal selama Live berlangsung.

Pelanggaran Raffi Ahmad itu diduga saat mengisi program Kuis Gaspol (Games Asyik Paling Nampol) di SCTV dan Berkah Ramadhan di TransTV.

Dalam pernyataannya ke MUI, Raffi mengapresiasi langkah MUI yang terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas siaran TV Ramadhan.

Baca Juga: Delapan Bulan Berjuang Lepas dari Suami Terpidana Kasus KDRT, Cut Intan Nabila Resmi Bercerai dari Amor Toreador dan Dapatkan Hak Asuh Anak

"Saya sudah komunikasi dengan Ketua MUI (Bidang Infokom) Bapak Kyai Masduki Baidlowi dan saya juga menyampaikan permohonan maaf pada beliau dan kepada MUI," ujarnya dikutip Pojoksatu.id dari MUIDigital, Selasa, 25 Maret 2025.

Raffi berharap teguran ini menjadi pelajaran penting baginya saat tampil di acara Live.

"Ini jadi pelajaran penting bagi saya. Ini bukan kesengajaan semata-mata karena refleks. Saya berkomitmen, Insya Allah untuk siaran ke depan akan lebih baik lagi," ungkapnya.

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni ini menguturkan akan segera menemui pimpinan MUI setelah Lebaran.

Baca Juga: Resep Menu Lebaran, Cara Membuat TELUR BALADO Khas Minangkabau, Sahabat Ketupat Khas Idul Fitri, Sajian Sederhana yang SELALU MENGGODA

Disebutkannya, pertemuan tersebut rencananya di samping untuk silaturahim sekaligus juga untuk melakukan kerja sama dengan MUI Pusat dalam rangka pembinaan generasi muda.

"Terutama yang terkait dengan generasi muda Islam dalam mengoptimalkan kontribusi bagi pewujudan generasi emas yang memang menjadi tugas saya sebagai utusan Presiden," sambungnya.

Sementara itu, MUI sendiri melakukan teguran berdasarkan hasil pemantauan tahap pertama, yaitu 10 hari pertama bulan Ramadhan, yang dilakukan oleh MUI bekerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Selama Ramadhan, MUI melakukan pemantauan siaran Ramadhan setiap harinya dengan tujuan turut menguatkan suasana kondusif bulan puasa.

Baca Juga: Muncul Kode A1 hingga A5 di Info GTK setelah Validasi TPG Tahap 4, Apa Artinya? Cek di Sini!

Ketua MUI Bidang Infokom, KH Masduki Baidlowi, menyampaikan apresiasi atas tanggapan Raffi Ahmad atas responnya yang cepat untuk meminta maaf serta kesiapan dirinya untuk terus memperbaiki diri atas kejadian ini.

Pengawasan MUI ini, lanjutnya dalam upaya mewujudkan kebaikan bersama, agar lembaga penyiaran dapat menyiarkan hal positif bagi publik, terlebih di Ramadhan.

"Kami mengapresiasi atas inisiatif Raffi untuk terus memperbaiki diri. Insya Allah kamu segera melakukan koordinasi dengan lembaga penyiaran. Agar semuanya berjalan lebih untuk penyiaran ke depan,” tuturnya.

Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh, menambahkan tidak ada orang yang sempurna. Menurut dia, hal yang paling penting dilakukan adalah saling mengingatkan untuk kebaikan.

 

"Itu bisa jadi spontan, karena live. Setiap orang tak mungkin lepas dari khilaf, kuncinya saling berkomitmen untuk terus berbenah," ungkapnya.

Baca Juga: Dipastikan Tak Akan Cair TPG Bagi Guru Dengan Kategori ini, Segera Cek Info GTK!

Selain siaran tersebut, MUI juga menyoroti beberapa tayangan TV lainnya, seperti program Theater Pas Buka (Trans 7).

Beberapa tayangan yang terindikasi melakukan pelanggaran adalah kata-kata yang tidak pantas, gerakan erotis seperti goyangan berlebih dan mengarah LGBT dan lainnya.

Khusus untuk tayangan Berkahnya Ramadan (Trans TV) edisi 8 Maret 2025, misalnya, terdapat ucapan "Gak tahu ngomong apa, sedih berusaha ngerti kamu ngomong apa." "Penonton ada jurang gak? Saya jorokin."

Adegan itu setelah Anwar mengejek Maxime karena ucapannya yang tidak bisa dimengerti. Kemudiaan, masih di program yang sama, ada adegan asosiatif Laki Suka Laki (LSL) yang terjadi pada 10 Maret 2025.

Baca Juga: Resep Menu Lebaran, Cara Membuat KENTANG MUSTOFA Renyah, Rasa Pedas Manis Menggugah Selera, Tahan Lama, Selalu BERKESAN di Lidah

Ketika itu, Anwar mengatakan, "Penonton, aku gak mau depan, belakang aja," dilanjutkan ungkapan Anwar," Soalnya pas lagi begini ada gas bunyi 'cruut cruut'".

Sementara itu, terdapat pula pada Program Theater Pas Buka Trans7. Pada tayangan 11 Maret 2025, tampak Ayu Ting-ting menggunakan kostum yang tampak vulgar.

Dia menambahkan, tim juga menemukan sejumlah program yang pada dasarnya sangat bagus, tetapi tercederai dengan humor-humor yang kurang pantas. Salah satunya terjadi pada program Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar.

MUI mengatakan, Lembaga Penyiaran posisinya diharapkan sama seperti lembaga-lembaga lain yang menunaikan tugas dakwah untuk memberikan pencerahan kepada umat. ***