POJOKSATU.id, KABAR bahagia datang dari pesinetron Nikita Willy yang baru saja melahirkan anak keduanya. Momen haru biru atas keberhasilannya melahirkan sang bayi dengan metode water birth dibagikannya lewat postingan Instagram-nya.
Nikita Willy melahirkan anak keduanya secara normal di dalam air atau dikenal dengan metode water birth ditemani sang suami Indra Priawan Djokosoetono dan putra pertamanya, Issa.
Nikita Willy mengumumkan melahirkan putra keduanya pada 15 Desember 2024. Bayi itu juga telah diberinama yang baik.
"Desember 15 2024, Nael Idrissa Djokosoetono has joined us earthside, cradled in the warmth of home and surrounded by those who love us most," tulisnya di akun Instagram-nya, @nikitawillyofficial94, Selasa, 17 Desember 2024.
Baca Juga: Rizky Billar Unggah USG Calon Anaknya, Banjir Doa daru Netizen
Di postingannya itu, dia mengunggah berbagai momen melahirkan di dalam air. Dia tampak menangis haru sambil memeluk bayinya dan didampingi dokter.
Kemudian, di foto lainnya, terlihat suami dan putranya ikut foto dengannya yang menggendong bayinya.
Berbagai ucapan selamat disampaikan rekan terdekat dan fansnya di kolom komentar.
Seperti diketahui, Nikita Willy menikah pada 16 Oktober 2020 dengan Indra Priawan Djokosoetono. Dia melahirkan putra pertamanya, di rumah sakit Cedar Sinai, Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada Kamis malam, 7 April 2022, melalui proses persalinan normal.
Putra sulungnya lahir dengan berat 3,25 Kg dan nama lengkapnya Issa Xander Djokosoetono.
Sementara itu, dilansir dari laman halodoc,banyak ibu yang tertarik dengan metode melahirkan dalam air ini, karena katanya tidak terlalu sakit.
Selain itu, bayi yang lahir akan merasakan kondisi yang sama ketika berada di dalam cairan ketuban dalam perut ibu.
Berbeda dari persalinan normal dan caesar, dimana ibu melahirkan dengan cara berbaring di tempat tidur, proses melahirkan secara water birth memberikan pilihan kepada ibu untuk duduk, berjongkok atau posisi lainnya yang nyaman bagi ibu untuk mengejan di dalam air.
Baca Juga: TNI AD Klarifikasi Anggotanya Dituding Bekingi George Sugama Halim, Sebut Sudah Lama Berteman
Metode water birth yang menggunakan air hangat sebagai media untuk melahirkan dianggap dapat mengurangi rasa sakit ibu pada waktu bersalin. Air hangat dapat membuat ibu lebih rileks, nyaman dan mengurangi hormon stres.
Sebaliknya, tubuh ibu akan menghasilkan hormon endorfin yang berfungsi menghambat rasa nyeri. Sama seperti berendam air hangat dapat meredakan sakit punggung, begitu juga melahirkan di dalam air hangat dipercaya dapat mengurangi rasa sakit.
Pun demikiann, Water Birth memiliki risiko seperti metode persalinan lainnya. Diantaranya, bayi menghirup air (aspirasi).
Ada kecemasan bahwa bayi akan bernapas dalam air sehingga menghirup air ketika dilahirkan melalui proses water birth.
Namun, ibu tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut, karena bayi tidak langsung mengambil napas saat lahir.
Selama masih di dalam air, bayi akan menerima oksigen dari tali pusar dan belum bernapas. Bayi baru akan bernapas ketika ia terkena udara atau sampai tali pusarnya dipotong.
Namun, jika terjadi masalah pada tali pusar bayi, sehingga menyebabkannya terlalu lama berada di dalam air, bisa jadi bayi mengambil napas pertamanya di dalam air.
Risiko lain, radang paru-paru atau pneumonia. Risiko lainnya yang bisa saja terjadi pada bayi karena proses water birth adalah penyakit radang paru paru atau pneumonia aspirasi.
Baca Juga: Anies Baswedan Soroti Penyusutan Kelas Menengah, Ketimpangan Terjadi di Berbagai Sektor
Penyebab penyakit ini adalah bakteri dalam kolam, kontaminasi tinja atau sindrom aspirasi mekonium, yang bisa berkembang dalam 24-48 jam pertama.
Untuk mencegah penyakit ini, sterilisasi air untuk melahirkan harus dijaga agar berada pada suhu 36-37 derajat celcius dan segera angkat bayi setelah lahir.
Dan, ada beberapa risiko lain. Oleh karenanya, setiap ibu yang ingin water birth harus berkonsultasi dengan dokter secara detail. ***

