POJOKSATU.id, INFLUENCER Dakwah Digital, Kadam Sidik, menanggapi kasus RM BTS yang dituding Islamophobia usai mengunggah lagu Frank Ocean berjudul 'Bad Religion' di Instagram Story-nya.

Kadam Sidik menegaskan RM BTS tidak bijak. Karena selama ini dianggap sebagai leader luar biasa, namun tidak mau memberikan klarifikasi atau permintaan maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi.

"Benar-benar enggak bijak sama sekali, karena enggak ada klarifikasi, enggak ada permintaan maaf atau penjelasan lebih lanjut," ujar Kadam Sidik di akun TikTok-nya, Senin, 21 Agustus 2023.

Dia mengatakan terlepas niat mengunggah lagu Bad Religion itu, pemilik nama Kim Namjoon itu harus meminta maaf.

Baca Juga: Jawab Tantangan DJ Verny Hasan, Denny Sumargo Bersedia Tes DNA sampai Empat Kali dan Siapkan Laporan Polisi

"Banyak idol kena masalah kayak dia yang kalau kita lihat dengan kasat mata, akhirnya mereka tetap mau mengajukan permintaan maaf," tegasnya.

Tidak bijaknya RM BTS, lanjutnya, karena belakangan ini, di Korea sedang menghadapi isu Islamophobia. Dimana komunitas muslim lagi membangun masjid, namun tidak didukung malah dikirimkan kepala babi.

"Namjoon malah ngepost kayak gitu. Problemnya di sini Kim Namjoon tidak beri klarifikasi apa-apa, enggak ada permintaan maaf sama sekali," ucapnya.

Dia memahami jika ada ARMY-fans BTS, yang menilai RM tidak salah, karena bukan penulis lagu Bad Religion. Atau pendapat lainnya, bahwa lagu itu bukan tentang Islamophobia.

Baca Juga: 4 Tahun Berlalu Mendadak Tantang Denny Sumargo Tes DNA Lagi, DJ Verny Hasan : Yang Belum Move On Pihak Sana

Namun, di sisi lain, saat ini kegaduhan sudah terjadi. Di sinilah RM menurutnya tidak bijak, karena diam saja setelah trending berhari-hari, dan malah membuat postingan lain yang dianggap menantang.

"Dia terkesan nantangin, ada story dia, nge-post wallpaper f*ck you. Tiba-tiba membuat kesenian trash tentang buang sampah pada tempatnya," sambungnya.

Tak hanya kepada RM, Kadam Sidik juga mempertanyakan ARMY yang masih mati-matian membela leader BTS itu, bukannya mendesak agar minta maaf atau sekadar klarifikasi.

Dia meminta ARMY lebih sensitif memandang kasus ini, seperti saat menyikapi hal-hal yang berhubungan BTS.

Baca Juga: Marshella Aprilia: Mengungkap Latar Belakang, Talenta, dan Jejak Cinta Mantan Kekasih Pratama Arhan

"Kita menyepakati bahwa ARMY salah satu fandom yang sensitif yang pernah ada, sensitifnya naudzubillah. Saya enggak bilang semua, tapi banyak banget ARMY yang senitif luar biasa," jelasnya.

Dia mencontohkan, ketika ada orang yang mengkritik member BTS pasti disebut menghina.

"Bahkan jika ada orang yang mengkritik suara Taehyung, Jungkook, dan sebagainya itu dianggap hinaan, orang yang mengkritik dianggap menghina BTS, di-report akunnya," sambungnya.

"Atau candaan, dulu orang bisa bercanda 'oh lebih gantengan gua dari Aliando', tapi kalau kita becandain 'lebih ganteng gua dari Jungkook kena bully sama ARMY," lanjutnya.

Baca Juga: Resmi Menikah dengan Pratama Arhan, Instagram Azizah Salsha Panen Hujatan

Kadam Sidik mengisahkan bahwa dirinya pernah kena bully ARMY karena becandaannya.

"Waktu Jin (Kim Seokjin) wamil, saya becanda, saya nulis di story, 'mumpung Jin wamil saya siap jadi anggota BTS yang ketujuh selama dua tahun'. Hal begitu saja, saya sampai dikirimin ancaman pembunuhan, sensitif itu loh mereka," tuturnya.

Dan, di kasus RM ini mengapa ARMY mendadak 'bijak'. "Dan hari ini ketika Namjoon diduga lakuin sesuatu dianggap menyakiti hati orang yang beragama, kenapa kalian tiba-tiba jadi bijak, kalian bela mati-matian," tukasnya.

"Kenapa kalian sensitif ketika berkenaan dengan idol kalian tapi kalian tidak sensitif dengan agama kalian, why? Kemana nurani kalian sebagai muslim. Saya enggak peduli kalau kalian non-Islam silahkan idolakan Namjoon sampai mati," bebernya.

Kadam Sidik mengingatkan ARMY muslim bahwa kelak semuanya akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT.

"Dimana rasa sensitif yang kalian (ARMY) berikan kepada idol (RM BTS) kalian, kenapa tidak kalian terapkan sama agama kalian," pungkas Kadam Sidik. ***