POJOKSATU.id, BABY sitter anak Aghnia Punjabi telah diamankan pihak Polresta Malang sejak Jumat, 29 Maret 2024. Dia amankan dengan kondisi tak berkutik.
Foto dan baby sitter 'I' saat dibawa pihak kepolisian beredar luas. Salah satunya diunggah Qisty Basalamah. Pelaku tampak mengenakan kaos hitam dan celana jeans duduk di mobil bangku kedua. Wajah tampak biasa saja.
Qisty Basalamah, sahabat Aghnia Punjabi menjelaskan dari awal kasus ditangani cepat oleh Kapolres Kota Malang. Kemarin juga sudah olah TKP di rumah Aghnia.
Baca Juga: Ungkap Putrinya Disiksa Baby Sitter selama 1 Jam 15 Menit, Aghnia Punjabi : Cerialah Lagi Anakku
"Posisi sus biadap ini juga sudah diamankan di Polres Kota Malang. Dan, insha Allah hari ini akan ada rilis. Dimana Mbak Aghnia dan Mas Reinukky dari pihak keluarga akan menyampaikan sendiri kronologis kejadian kemarin," jelasnya.
"Semoga manusia biadap ini bisa diadili seberat-beratnya," sambungnya.
Qisty juga mengungkapkan chat mengapa Aghnia harus meninggalkan anaknya dua hari ke baby sitter yang sudah dikontrak selama setahun itu.
Semua karena Aghnia tulang punggung di keluarga orang tuanya. "Banyak orang yang harus aku tanggung sis, aku harus berhenti kerja pun enggak bisa. Orang tua, nenek, anak angkatku dua, belum pantiku," demikian jawaban Aghnia di chat itu.
"Mbak Nia orang baik, ibu yang baik, kamu pasti kuat. Allah lagi mau naikin derajatmu mbak, enggak ada ibu kandung yang pengen anaknya disakiti," ujar Qisty.
Sementara itu, Aghnia mengunggah curiculum vitae (CV) baby sitter yang menganiaya anaknya. Dia mempekerjakan orang dengan tidak sembarangan, karena CV dari agensi atau yayasan cukup meyakinkan.
Baca Juga: Ogah Sebut Nama Orang yang Bikin Rumah Tangganya Hancur, Putri Anne : Kalau Kusebut, Kelar Hidup Kau
Baby sitter 'I' lahir di Surabaya, 25 Juli 1996 dengan status janda cerai hidup. Pendidikan terakhirnya di salah satu setingkat SMA.
Dari CV itu, baby sitter 'I' diketahui sudah berpengalaman kerja sejak 2018 di Surabaya sebagai suster anak usia 6 tahun. Kemudian, tahun 2020-2023 di Samarinda Kalimantan sebagai suster balita usia 1 tahun 6 bulan.
"Ini CV-nya bukan dari agensi main-main sayang," tulis Aghnia.
Namun, faktanya, dengan segala CV dan skill meyakinkan itu, ternyata baby sitter 'I' tega menyiksa anak Aghnia Punjabi secara brutal tanpa henti selama 1 jam 15 menit. ***

